Kecelakaan terjadi Selasa dini hari (27/9) sekitar pukul 00.30. Saat itu, tiga orang asal Sidoarjo ini menumpangi truk boks bernopol W 9256 PA dari Pasuruan menuju Sidoarjo. Bambang menyetir truk, sedangkan Huri dan Angga menumpang di sebelahnya.
Awalnya mereka melaju dengan kecepatan sedang. Bambang yang warga Trosobo, Kecamatan Taman, itu mengemudikan truknya dengan santai. Rupanya, lelaki 48 tahun tersebut mengantuk. Sampai di kawasan Sidowayah, dia kehilangan konsentrasi. Truk boks yang disetirnya oleng, lalu menabrak dump truck di depannya.
Huri dan Angga tidak menduga akan terjadi kecelakaan tersebut. Mereka benar-benar tidak siap. Benturan keras antara bodi depan truk boks dan bagian belakang dump truck berakibat fatal. Huri terluka parah. Pria 35 tahun tersebut mengalami luka parah di bagian perut dan tangannya. Huri meninggal.
Adapun Angga menderita luka di dada dan dagunya. Ada luka robek mengucurkan darah segar. Pemuda 23 tahun asal Krian itu dievakuasi ke rumah sakit. Bagaimana nasib Bambang? Dia justru selamat. Bagian kendaraan di posisinya tidak berbenturan dengan dump truck.
Kanitlaka Satlantas Polres Pasuruan Ipda Kunaefi menyatakan masih menyelidiki kasus kecelakaan tersebut. Olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi sudah dilakukan. Dugaan awal, pengemudi truk boks mengantuk dan kehilangan konsentrasi. Akhirnya terjadi kecelakaan.
”Dugaan awal kami, sopir truk boks memang mengantuk,” ujar Kunaefi. (one/far)
Editor : Muhammad Fahmi