Anggota Satpol PP Kabupaten Pasuruan pun tersenyum ketika mengamankan seorang perempuan dengan gangguan jiwa (ODGJ) itu Rabu (13/7). Petugas berdatangan ke alun-alun. Sebab, ada pengaduan masyarakat yang menyebutkan tanaman di alun-alun sering rusak. Orang-orang juga sering dilempari. Tanpa alasan yang jelas.
Di lokasi, mereka menemukan seorang perempuan berusia sekitar 40 tahunan. Identitasnya tidak ada. Dia terlihat duduk di salah satu kursi taman. Posisi duduknya seperti seorang wanita yang tengah menikmati indahnya taman.
Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana mengatakan, sering menerima laporan ada yang merusak tanaman di alun-alun. Bukan sekali dua kali, bunga-bunga tiba-tiba rusak. Padahal, ada petugas yang menyiram dan merawatnya. Laporan lain menyatakan ODGJ itu juga meresahkan masyarakat dan pengguna jalan. Suka lempar-lempar tidak jelas.
”Kami bergerak melakukan pengamanan,” ujarnya Bakti.
Anggota Satpol PP pun dengan sigap mencari perempuan ODGJ itu. Mereka hati-hati. Siapa tahu dia tiba-tiba lari atau mengamuk sambil melempar-lempar petugas. Ditemukanlah perempuan itu di selatan alun-alun. Dia sedang duduk manis.
Melihat petugas berseragam, ODGJ itu juga tidak menunjukkan gelagat hendak kabur. Juga tidak melawan. ODGJ itu malah tersenyum lebar ketika dirinya didatangi para lelaki bertubuh tegap. Tidak ada yang tahu apa yang ada dalam pikirannya.
”Ayo ikut,” kata petugas. Mereka pun membawa perempuan ODGJ itu dengan mobil patroli. Tujuannya? Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya. ”Kami bawa bersama petugas kesehatan untuk dirawat,” tambah Bakti. (one/far)
Editor : Muhammad Fahmi