Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tanggul Sungai di Pekoren Rembang Jebol, Petani Minta Diperbaiki

Jawanto Arifin • Jumat, 11 Maret 2022 | 18:11 WIB
AMBROL: Plengsengan saluran di Dusun Krian, Desa Pekoren, Rembang, rusak memanjang. Tanggul yang jebol di Pekoren panjangnya 18 meter. (Foto: Istimewa)
AMBROL: Plengsengan saluran di Dusun Krian, Desa Pekoren, Rembang, rusak memanjang. Tanggul yang jebol di Pekoren panjangnya 18 meter. (Foto: Istimewa)
REMBANG, Radar Bromo - Para petani Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, khawatir. Tanggul saluran air yang mengarah ke sawah mereka jebol sejak Januari lalu. Kebutuhan air irigasi untuk lahan pertanian terancam tidak terpenuhi.

Tanggul sungai itu jebol akibat terjangan banjir. Menurut Kepala Dusun Krian, Desa Pekoren, Akhmad Eko, panjang tanggul yang jebol sekitar 18 meter. Air meluap keluar dari saluran.

”Sekarang air masih lancar. Tapi, kalau kemarau nanti, itu bisa jadi masalah. Kami khawatir air tidak bisa mengalir hingga persawahan warga,” ungkapnya.

Eko menambahkan, sungai itu merupakan andalan bagi petani Pekoren, hingga Oro-oro Ombo Wetan untuk mengaliri sawah. Setelah tanggul jebol, air irigasi tidak maksimal mengalir ke sawah. Airnya kan meluber. Tidak sampai ke area pertanian warga. Bisa-bisa rusak tanaman padi petani,” ungkapnya. Eko berharap segera ada perbaikan.

Hal senada diungkapkan Burhan, salah satu aktivis asal Rembang. Dia berharap dinas terkait segera turun tangan. Sebab, kerusakan tanggul itu mengkhawatirkan para petani.

”Kami harap instansi terkait segera turun tangan,” tuturnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan Ridwan Haris menyatakan, bakal mengecek dulu kerusakan tersebut. Baru setelah itu dilakukan tindakan.

”Agar bisa dilakukan perbaikannya seperti apa. Perlu kami koordinasikan dengan dinas teknis juga,” ujar Haris. (one/far) Editor : Jawanto Arifin
#desa pekoren #tanggul jebol