Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Proyek Jembatan Latek Sering Bikin Jalan Raya Bangil Macet Panjang

Fandi Armanto • Jumat, 22 Oktober 2021 | 12:02 WIB
SEPARO JALAN: Kepadatan lalu lintas yang melewati jembatan Latek. Arus kendaraan terhambat pembangunan jembatan. (Foto: Iwan Andrik/Jawa Pos Radar Bromo)
SEPARO JALAN: Kepadatan lalu lintas yang melewati jembatan Latek. Arus kendaraan terhambat pembangunan jembatan. (Foto: Iwan Andrik/Jawa Pos Radar Bromo)
BANGIL, Radar Bromo - Abdullah terlihat kelelahan. Dalam perjalanan berangkat kerja menuju Sidoarjo, pemuda asal Kota Pasuruan itu terjebak macet di Jalan Raya Latek, Kecamatan Bangil. Antrean kendaran terlihat sangat Panjang. Sebab, ruas jalan hanya bisa dilalui separo. Dipicu pembangunan jembatan.

Kemacetan di kawasan Latek itu terjadi dalam dua hari terakhir. Sebab, sejak Rabu (20/10), proyek pembangunan jembatan Latek dilanjutkan lagi. Pembangunan terhenti sementara pada September 2021 lalu. Saat itu, rehab jembatan baru tergarap separo di sisi selatan.

Proyek tidak bisa dilanjutkan karena ada pipa gas di lokasi pembangunan. Kemudian dilakukan koordinasi dengan Perusahaan Gas Negara (PGN). ”Sejak Rabu (20/10), pembangunan jembatan dimulai lagi,” kata Kanit Turjawali Satlantas Polres Pasuruan Ipda Yusuf mendampingi Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Andhika Lubis.

Pengerjaan lanjutan jembatan tersebut ternyata memicu kemacetan panjang. Kendaraan berdesakan mengantre. Sebab, hanya separo jalan yang bisa dilalui. Sementara, setengahnya dibongkar untuk kelanjutan proyek jembatan. Keluhan pun bermunculan. Terutama, pada pagi atau sore. Saat jam-jam berangkat atau pulang kerja.

Kemacetan parah terjadi sampai lebih dari 300 meter. Untuk mengatasinya, pengalihan arus dilakukan. Pengendara dari arah Pasuruan dan hendak menuju Surabaya dialihkan ke jalan tol Pasuruan-Gempol. Melalui pintu gerbang tol PIER. Terutama, kendaraan barang ataupun kendaraan besar.

”Untuk yang dari arah Surabaya, belum ada pengalihan,” imbuhnya.

Pengalihan arus ini disesuaikan dengan target pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut. Diprediksi, penggarapan proyek berlangsung hingga dua bulan mendatang. (one/far) Editor : Fandi Armanto
#rehab jembatan #jembatan latek #macet bangil #pemkab pasuruan #jalur pantura bangil