Beberapa ASN mengatakan, yang belum cair adalah TPP bulan Mei. Mestinya, TPP itu cair pada 10 Juni. Namun, hingga akhir Juni ini, belum ada kejelasan. ”Memang bukan gaji pokok ya. Tetapi kalau tidak cair begini kan gimana,” ujar salah seorang ASN kemarin.
Para pegawai menunggu-nunggu pencairan TPP tersebut. Kalau tidak cair, apa alasannya. Misalnya, apakah pencairan dibarengkan dengan TPP bulan Juni. ”Harapannya ya segera dicairkan. Mau sampai kapan kira-kira,” tandasnya.
Sekretaris BKPPD Kabupaten Pasuruan Bambang Adi menjelaskan, TPP belum cair karena ada perubahan aturan. Salah satunya mengenai kelas jabatan. Jadi, membutuhkan penyesuaian. Baik itu di aplikasi maupun di administrasi.
”Kami pun perlu cek sebelum diajukan. Karena ini kan berkaitan dengan keuangan,” katanya.
Bambang Adi menambahkan, pengecekan juga dilakukan untuk memastikan pengajuan pencairan benar-benar sudah sesuai aturan. Yang menerima TPP diperkirakan 2 ribuan ASN. Data mereka harus di-input satu per satu melalui aplikasi.
”Di dokumen kami pastikan bahwa yang nanti diajukan itu benar. Karena jumlahnya banyak ya detail. Banyak yang kecil-kecil,” tegasnya.
Bambang Adi menyatakan, TPP Mei akan segera dicairkan. Tidak akan bareng dengan TPP bulan Juni. "Satu… satu. Tidak langsung dua kali. Mei dulu baru yang Juni,” katanya. (sid/far) Editor : Jawanto Arifin