Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ban Depan Copot, Bus Kuning Ini Tabrak Pagar Rumah di Beji

Fandi Armanto • Senin, 8 Maret 2021 | 02:17 WIB
APES: Bus kuning yang menabrak pagar rumah di Desa Beji, Minggu (7/3) pagi. (Foto: Iwan Andrik/Jawa Pos Radar Bromo)
APES: Bus kuning yang menabrak pagar rumah di Desa Beji, Minggu (7/3) pagi. (Foto: Iwan Andrik/Jawa Pos Radar Bromo)
BEJI, Radar Bromo- Kontrol kendaraan sebelum bepergian wajib perlu dilakukan. Hal ini untuk mencegah kecelakaan seperti yang menimpa Sugeng, 40, warga Bangsal, Mojokerto.

Pengemudi bus kuning jurusan Pasuruan-Mojokerto itu, mengalami kecelakaan saat melintas di jalan raya Luwung, Desa/Kecamatan Beji. Gara-garanya, ban depan kendaraan yang dikemudikannya copot.

Untungnya, kejadian itu tidak sampai memicu korban jiwa. Meski seorang penumpangnya, Salma, 50, mengalami luka lecet pada bagian kakinya.

Kecelakaan itu berlangsung Minggu (7/3). Kejadiannya berawal, saat Sugeng tengah narik bus kuning nopol S 7020 UN. Saat melajukan kendaraannya, tiba-tiba ban bus bagian depan sisi kanan, copot.

Ban bus itu copot saat ia melintas di jalan raya Luwung, Desa/Kecamatan Beji. Alhasil, bus warna kuning itupun melaju miring. Laju bus miring ke kanan, dan tak mampu dikendalikan. Sampai-sampai, bus itupun menyasak pagar rumah milik Mulyana.

"Kejadiannya, sekitar pukul 09.30. Saya dengar bunyi ban ngewes dan suara bruakk.  Setelah saya tengok, bus sudah nabrak," ujar Armiati, warga Luwung, yang saat itu berada di warung miliknya, di samping pagar rumah yang tertabrak bus.

Kejadian itu, memang tak sampai memicu korban jiwa. Tapi, membuat luka satu orang penumpang. Kebetulan, bus tersebut hanya mengangkut satu penumpang, Salma, warga Gempol.

Ia mengalami luka lecet pada kaki kanannya. Menurut Sugeng, sopir bus kuning, saat itu dirinya sedang narik dan mencari penumpang. Awalnya, tidak ada masalah. Hingga sampai di lokasi kejadian, tiba-tiba roda bus yang dikemudikannya, copot.

"Saya sudah tak bisa mengendalikan. Untungnya, tidak ada orang dan tidak ada kendaraan lain di jalur berlawanan," akunya.

Akibat roda yang copot itu, busnya melaju ke kanan tanpa bisa dikendalikan. Bus itupun akhirnya berhenti, setelah menyasak pagar rumah orang. (one/fun) Editor : Fandi Armanto
#kecelakaan beji #kecelakaan bus kuning #polsek beji #Satlantas Polres Pasuruan #ban lepas bus kuning tabrak pagar