Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

2 Hari, 2 Tabrakan KA di Perlintasan tanpa Palang Beji, Ini Kata KAI

Jawanto Arifin • Minggu, 14 Februari 2021 | 15:08 WIB
RAWAN KECELAKAAN: Insiden tabrakan KA Komuter dengan pengendara motor di depan perlintasan tanpa palang Yonkav Beji dan mobil Pajero usai disasak komuter. (Jawa Pos Radar Bromo Photo)
RAWAN KECELAKAAN: Insiden tabrakan KA Komuter dengan pengendara motor di depan perlintasan tanpa palang Yonkav Beji dan mobil Pajero usai disasak komuter. (Jawa Pos Radar Bromo Photo)
BEJI, Radar Bromo - Perlintasan Kereta api tanpa palang di depan Yonkav Tank Beji, Kabupaten Pasuruan dua hari terakhir ini jadi perhatian. Sebab, dalam kurun waktu dua hari, terjadi dua kecelakaan kereta api.

Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Andhika Mizaldy Lubis menegaskan, pihaknya berencana membuat forum untuk membahas kecelakaan di lokasi yang sama itu dengan dinas atau lembaga terkait. Sebab, lokasi depan Yonkav itu selama ini sering terjadi kecelakaan.

“Kami sudah cek. Dulu pernah dibuatkan forum dan sudah ada beberapa rekomendasi. Kami akan cek apakah rekomendasi yang dibuat saat itu sudah dilaksanakan atau belum atau ada yang masih kurang. Untuk rambu peringatan dari dalam dan luar perlintasan sudah cukup," sebut Andhika.

Sementara itu, kecelakaan di perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu di depan Yonkav Beji, Kabupaten Pasuruan bukan sekali ini saja terjadi. Berkali-kali kecelakaan terjadi.

https://radarbromo.jawapos.com/bangil/13/02/2021/sekeluarga-tertabrak-ka-komuter-di-perlintasan-tanpa-palang-beji/

Sebelum kecelakaan yang menimpa lima orang sekeluarga dari Sidoarjo pada Jumat (12/2) malam, kecelakaan juga terjadi sehari sebelumnya. Pada Kamis (11/2) pagi, seorang pengendara motor tertabrak KA komuter yang tengah melaju.

Korban yaitu Heri Misdiyanto, 51, warga Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya.. Ia terseret sekitar 10 meter dan meninggal di lokasi kejadian. Saat itu, korban hendak menemui calon istrinya di Dusun Rodowo, Desa/Kecamatan Beji.

https://radarbromo.jawapos.com/bangil/11/02/2021/mau-ke-calon-istri-tertabrak-ka-di-perlintasan-tanpa-palang-beji/

Manager Humas PT KAI Daop 8 Jember, Lukman Arif yang berwenang atas perlintasan itupun memberikan atensi pada kecelakaan yang terjadi. Menruutnya, perlintasan setempat sebenarnya sudah aman. Sebab banyak rambu yang terpasang di sekitar perlintasan.

Seperti polisi tidur sebelum jalur rel dan rambu petunjuk jalan yang dipasang oleh Pemkab Pasuruan. Juga ada early warning system yang dipasang oleh Pemprov Jatim.

"Sudah aman sebenarnya. Banyak rambu yang terpasang sebagai penunjuk dan imbauan bagi pengguna jalan yang melintas. Apalagi di perlintasan setempat juga kerap dijaga oleh TNI," ungkapnya.

Memang, tidak ada petugas penjaga perlintasan KA di sana. Menurut Lukman, petugas yang menjaga perlintasan sepenuhnya kewenangan Pemkab Pasuruan selaku pemilik jalan.

Namun, sebenarnya tanpa adanya petugas penjaga perlintasan pun, tidak jadi masalah. Asalkan pengguna jalan memerhatikan rambu yang ada. Apalagi rambu yang dipasang pun tidak hanya satu.

"Intinya kehati-hatian dari pengguna jalan adalah yang paling utama. Sebab rambu sudah ada. Kalau lebih berhati-hati dan tidak langsung menyeberang akan bisa meminimalisir risiko," jelas Lukman. (riz/hn/mie) Editor : Jawanto Arifin
#tabrakan kereta api beji #kecelakaan pajero #perlintasan tanpa palang pasuruan #kecelakaan honda vario #kecelakaan ka komuter #perlintasan tanpa palang