Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan Hasbullah mengatakan, salah satu anggaran di Dispora yang terkena refocusing adalah kegiatan rehab atau perbaikan di Stadion R Soedarsono, Bangil. Sebelumnya ada anggaran sebesar Rp 400 juta untuk merehab fasilitas yang rusak atau kurang memadai.
“Setelah refocusing ada anggaran Rp 400 juta yang dibatalkan tahun ini. Sehingga, kegiatan rehab tidak bisa dilakukan dulu,” terangnya.
Hasbullah menambahkan, untuk rehab memang dikatakan masih bisa ditunda. Ini, lantaran situasi saat ini sedang urgen. Sehingga, anggaran lebih diutamakan untuk penanganan Covid-19 terlebih dahulu. Apalagi setelah pandemi korona, kegiatan olahraga dan sebagainya yang biasanya dilakukan di Stadion R Soedarsono atau dikenal dengan Stadion Pogar, juga tidak bisa dilakukan.
“Selain rehab juga tidak bisa dilakukan, semua kegiatan di stadion juga divakumkan. Karena tidak boleh ada kerumunan sehingga tidak boleh ada kegiatan dulu di sana,” terangnya.
Terkait anggaran Rp 400 juta untuk rehab yang batal dilaksanakan tahun ini, Hasbullah kurang bisa merinci untuk apa saja. Namun, salah satunya rencana untuk mengganti pintu depan stadion agar lebih representatif. Selain itu, juga ada kebutuhan untuk perbaikan ruang ganti dan kamar mandi pemain yang kurang representatif.
Kendati saat ini tidak boleh ada kegiatan di stadion, lanjut Hasbullah, untuk perawatan rutin tetap dilakukan. Salah satunya penyiraman dan pemotongan rumput tetap dilakukan seperti biasa. Ini, agar tidak rusak dan jika pandemi mereda, stadion bisa kembali dipakai seperti biasa. (eka/fun) Editor : Jawanto Arifin