Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sering Cekcok dengan Suami, Wanita asal Gununggangsir di Beji Pilih Tabrakkan Diri ke Kereta Api

Fandi Armanto • Sabtu, 10 Agustus 2019 | 01:40 WIB
Photo
Photo
BEJI, Radar Bromo – Tak tahan dengan masalah rumah tangga yang dihadapinya, membuat Wahyu Ningsih, 46, memilih untuk mengakhiri hidupnya. Ibu rumah tangga asal Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji ini, nekat bunuh diri dengan menabrakkan diri ke kereta.

Saat ditemukan, kondisi korban begitu memilukan. Tubuhnya hancur, setelah disasak baja bergerak tersebut.

Kanitreskrim Polsek Beji, IPDA Tatok menyampaikan, aksi memprihatinkan itu berlangsung Kamis malam (8/8). Ketika itu, korban diduga baru saja cek cok dengan suaminya.

Tak tahan dengan rumah tangganya yang selalu bermasalah, membuat korban nekat untuk mengakhiri hidupnya.“Korban memilih untuk mengakhiri hidupnya, sekitar pukul 22.30. Ia memilih untuk menabrakkan diri dengan kereta,” sampainya.

Kejadian tersebut berlangsung di area perlintasan kereta api Selokambang, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji. Sebelumnya, korban berangkat dari rumahnya, dengan berjalan kaki. Selanjutnya, ia melintas di rel KA hingga sampai di lokasi kejadian.

Saat itu, sebuah kereta api Mutiara Timur Malam jurusan Surabaya-Banyuwangi, melintas dari arah barat. Suara sirine yang sempat dibunyikan oleh masinis KA Mutiara Timur Malam, Ferry Eko Pramono, tak digubris.

Photo
Photo
EVAKUASI: Aksi bunuh diri itu ditengarai usai korban cek cok dengan suami. (Foto : Polsek Beji for Jawa Pos Radar Bromo)

Hingga akhirnya, kereta tersebut langsung menabraknya. Tabrakan keras itu, membuat tubuh korban hancur. Ia kemudian dibawa ke RSUD Bangil untuk mendapatkan penanganan.

“Sewaktu ditemukan, tubuh korban dalam keadaan tidak utuh. Selanjutnya, petugas dibantu warga, mengevakuasi korban,” imbuh Tatok.

Ia menegaskan, korban diduga kuat bunuh diri. “Informasinya, korban sering cekcok dengan keluarganya di rumah. Sehingga, membuatnya diduga tidak tahan. Dan memilih untuk mengakhiri hidup,” pungkasnya. (one/fun) Editor : Fandi Armanto
#bunuh diri tabrakkan ke kereta #polsek beji #wanita tabrakkan diri ke kereta #cek-cok lalu bunuh diri