Korban tewas diketahui bernama Hj Susiana, 45 penumpang asal Candi Pari RT 7/ RW 3 Sidoarjo. Ia mengalami luka patah tulang pada dua kakinya, kepala memar dan hidung mengeluarkan darah. Ia meninggal saat dalam perawatan di RSUD Bangil.
Sementara tiga korban lainnya adalah Suprayogi, Anggar Purwitasari Rahayu dan Slamet Supriyadi. Ketiganya masih mendapatkan perawatan medis di RSUD Bangil.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan maut yang menimpa bus kuning itu terjadi sekitar pukul 17.00. Bus bernopol S 7196 UN yang disopiri Saiful Anwar, 49 asal Dusun Penilih RT 16/ RW 5 Mojokarang Dlanggu, Mojokerto itu awalnya melaju dari arah timur ke barat.
Saat sampai di lokasi kejadian, bus berupaya mendahului pikap yang tak diketahui identitasnya. “Saat mendahului dari lajur kiri pikap yang tak diketahui nopol-nya, pengemudi bus itu tdk dapat menguasai kendaraannya. Bus lalu oleng ke kanan dan menabrak median jalan,” ujar Iptu Marti, Kanitlaka Satlantas Polres Pasuruan.
Akibatnya pun fatal. Bus terguling dan menabrak median jalan. Tak berselang lama, petugas kepolisian langsung mengevakuasi korban ke RSUD Bangil. Dugaan awal, kecelakaan itu terjadi karena sopir bus kurang hati-hati. (one/mie) Editor : Muhammad Fahmi