Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

117 Koperasi Tak Aktif, Tahun Ini Target Tambah 20 Unit

Jawanto Arifin • Senin, 28 Januari 2019 | 18:30 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi
BANGIL - Jumlah koperasi di Kabupaten Pasuruan bisa dibilang cukup banyak. Sampai akhir tahun 2018, tercatat ada 1.067 unit koperasi. Meski dari ribuan koperasi itu tidak semua aktif. Sebab, tercatat ada 117 unit kopersi yang tidak aktif.

Banyaknya koperasi yang tidak aktif itu, tidak membuat Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Pasuruan patah semangat untuk menghidupkan dunia koperasi. Ratusan koperasi yang tidak aktif itu, terus didorong untuk bangkit. Selain itu, tahun ini Dinas Koperasi juga menarget ada 20 unit koperasi baru.

Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Pasuruan Edy Nurhadi mengatakan, koperasi merupakan badan usaha yang merakyat. Pendirian koperasi bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. “Banyak keuntungan pendirian koperasi, selain untuk peminjaman modal dari simpan pinjam. Hasil dari koperasi juga untuk anggotanya sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, di Kabupaten Pasuruan, cukup banyak koperasi yang dinilai berhasil. Misalnya, koperasi susu yang di Kecamatan Tutur, termasuk Koperasi Unit Desa (KUD) Sumberrejo yang bergerak di bidang pertanian. Sehingga, koperasi dinilai cukup berhasil dan menguntungkan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pasuruan.

Edy mengatakan, meski tahun lalu ada 117 koperasi yang nonaktif, namun tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk mendirikan koperasi baru. “Koperasi yang tidak aktif tahun lalu tetap kami dorong agar manajemen bisa kembali mengaktifkan dan segera dilakukan Rapat Anggota Tahunan,” ujarnya.

Selain mengaktifkan koperasi yang tidak aktif, Dinas Koperasi juga menargetkan tetap ada tambahan koperasi baru. Edy mengatakan, sesuai RPJMD, ditargetkan tahun ini bisa tumbuh 20 koperasi baru. “Koperasi baru ini ditargetkan baik koperasi karyawan, KUD, simpan pinjam, dan sebagainya,” ujarnya.

Diketahui, sampai akhir 2018, di Kabupaten Pasuruan tercatat ada 1.067 koperasi. Tahun ini ditargetkan ada tambahan 20 koperasi. Harapannya, bisa meningkatkan ekonomi dan lebih menyejahterakan anggotanya. (eka/rud) Editor : Jawanto Arifin
#dinas koperasi #koperasi tak aktif