Kabid Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan Ugik Setyo Darmoko mengatakan, surveyor akreditasi puskemas telah turun pada Oktober 2018. Mereka sudah menyurvei enam puskesmas yang tersisa. Hasilnya, tinggal menunggu surat keputusan atas akreditasi tersebut.
"Semua puskesmas yang ada sudah disurvei oleh tim akreditasi. Terakhir, survei dilakukan Oktober lalu," jelasnya.
Ugik –sapaannya- menyampaikan, hasil dari survei itu dimungkinkan turun November ini. Dengan hasil itulah, nantinya puskesmas di seluruh Kabupaten Pasuruan terakreditasi.
"Bulan ini, seluruh puskesmas bisa terakreditasi. Hal itu, lebih cepat dari perkiraan awal yang rencananya Desember," tambahnya.
Di Kabupaten Pasuruan sendiri, total ada 33 puskesmas. Dari jumlah itu, 14 di antaranya sudah terakreditasi tahun lalu. Yaitu, Puskesmas Ngempit, Purwodadi, Gempol, Bangil, Pandaan, Prigen, Purwosari, Beji, dan Kejayan. Serta Puskesmas Raci, Rembang, Ambal-ambil, Sukorejo, dan Pasrepan.
Sisanya, ada 19 puskesmas yang saat ini dalam proses akreditasi. Puskesmas-puskesmas tersebut telah disurvei dan dipastikan telah terakreditasi.
Yaitu, Puskesmas Nguling, Gondangwetan, Rejoso, Kraton, dan Lekok. Lalu, Puskesmas Karangrejo, Sebani, Kepulungan, Wonorejo, Winongan, Kedawungwetan, dan Grati. Kemudian Puskesmas Lumbang, Pohjentrek, Puspo, Tosari, Nongkojajar, Sumberpitu, dan Bulukandang.
Disampaikan Ugik, akreditasi itu penting. Karena menjadi acuan dalam pelayanan. "Termasuk kaitannya dengan pelayanan BPJS," sampainya. (one/hn/fun) Editor : Jawanto Arifin