Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Rehab Pasar Desa Tak Kunjung Dimulai Lantaran Verifikasi Belum Selesai

Jawanto Arifin • Selasa, 7 Agustus 2018 | 00:30 WIB
Akses utama jalan keluar masuk gerbang barat pasar Pandaan tampak dalam kondisi becek dan kotor, Kamis (15/6/2017) pagi. Minimnya sistem drainase ditambah rendahnya podasi jalan kerap membuat jalan terkesan kumuh saat hujan turun.
Akses utama jalan keluar masuk gerbang barat pasar Pandaan tampak dalam kondisi becek dan kotor, Kamis (15/6/2017) pagi. Minimnya sistem drainase ditambah rendahnya podasi jalan kerap membuat jalan terkesan kumuh saat hujan turun.
BANGIL - Proses rehabilitasi pasar desa di sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan, belum bisa terlaksana segera. Sebabnya, proses verifikasi lapangan belum tuntas hingga kini.

Kepala Bidang Bina Keuangan dan Kekayaan Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan, Andar Sulistyorini menguraikan, rencana rehab puluhan pasar desa di Kabupaten Pasuruan masih menunggu proses rampung sepenuhnya. Setelah proses verifikasi administrasi dilakukan, kini proses verifikasi lapangan yang dijalankan.

Tujuannya, untuk memastikan kondisi pasar desa yang ada di lapangan. “Apakah sama dengan yang ada di proposal? Makanya perlu kami cek di lapangan,” kata Andar.

Saat ini, belum seluruhnya pasar desa yang diajukan rehabnya telah rampung diverifikasi di lapangan. Dari 25 pasar desa yang akan direhab, baru separonya yang sudah diverifikasi di lapangan. Selebihnya, masih dalam proses.

Pihaknya memang menargetkan, agar seluruh pasar terverifikasi lapangan Agustus ini. “Makanya akan kami pacu untuk menyelesaikan proses verifikasi lapangan tersebut,” sambungnya.

Harapannya, agar pencairan dana rehab pasar bisa terealisasi. Sehingga, rehab pasar desa itu bisa segera dijalankan. Setidaknya, mulai September ini. “Supaya ada kecukupan waktu untuk proses pelaksanaannya,” tandas dia.

Untuk dananya, dialokasikan total Rp 4,5 miliar untuk 25 pasar desa. Setiap pasar desa, digelontor anggaran di bawah Rp 200 juta. (one/hn/fun) Editor : Jawanto Arifin
#rehab pasar desa