Kepala Dishub Kabupaten Pasuruan Agus Hari Wibawa mengungkapkan, sejumlah jalan raya di Kabupaten Pasuruan telah terpasang CCTV. Pemasangan tersebut difungsikan, untuk pemantauan jalanan.
Selain pemantauan arus dari kemacetan juga pemantauan terhadap tindak kejahatan di jalanan. “Bahkan, juga pemantauan ketika ada kecelakaan,” kata Agus.
Hanya saja, pemasangan CCTV tersebut dinilai masih kurang. Butuh penambahan lagi. Hal ini dikarenakan, masih banyak titik jalanan vital di Kabupaten Pasuruan yang butuh pemantauan. Karena belum semuanya terpasang CCTV jalanan.
Sejauh ini, sudah ada 22 titik pemasangan CCTV yang tersebar di wilayah Kabupaten Pasuruan. Seperti di pintu masuk kompleks perkantoran Raci, Terminal Kargo Beji, dan beberapa titik jalan lainnya.
“Tapi, penambahan CCTV masih dibutuhkan. Supaya, optimal dalam pemantauan jalan di Kabupaten Pasuruan,” imbuhnya.
Rencananya, dua titik pemasangan CCTV tambahan akan direalisasikan tahun 2023 ini. Selain di Bundaran Apollo Gempol, pemasangan CCTV baru itu akan direalisasikan di exit tol Bangil yang terletak di Sidowayah, Kecamatan Beji.
Dana Rp 180 juta dialokasikan untuk mewujudkan rencana tersebut. “Tambahan CCTV itu diperlukan karena bundaran Apollo dan exit tol Sidowayah merupakan titik yang banyak dilalui kendaraan. Bukan hanya penambahan CCTV baru. Kami juga telah membenahi beberapa CCTV yang sempat mengalami kerusakan seperti di Cargo Beji, Depan Taman Dayu, serta Persimpangan Jetak untuk memaskimalkan fungsi CCTV tersebut,” sambung dia. (one/mie) Editor : Ronald Fernando