HP-Tas Milik Guru SMAN Leces yang Tewas di Rumah Belum Ditemukan

BARANG HILANG: Petugas saat mengevakuasi jenazah Endang Sukeni. Insert Endang semasa hidup. Hingga kini, keberadaan HP dan tas milik korban masih hilang. (Dok. Radar Bromo)

WONOASIH – Sepekan lebih, kepolisian menyelidiki kasus hilangnya barang-barang berharga milik almarhumah Endang Sukeni, 67. Hingga Senin (24/6), Polres Probolinggo Kota memastikan belum ada perkembangan berarti. Handphone (HP) dan tas korban yang raib ketika korban ditemukan tewas, belum ditemukan. Hendra Agus Wardana, 29, anak bungsu korban mengatakan, sampai Senin barang-barang milik orang tuanya belum ditemukan. Bahkan, tidak ada informasi sama sekali dari kepolisian. Pihaknya berharap barang-barang korban segera ditemukan. Menurutnya, dipastikan HP dan tas yang…

Selengkapnya...

Cek Lab Normal, Ini Kejanggalan Kematian Guru SMAN Leces Versi Keluarga

BERPULANG: Warga dan kerabat saat hendak mengebumikan jenazah Endang Sukeni. Insert, Hendra Agus Wardana anak bungsu Endang saat memberi penjelasan kepada sejumlah wartawan. (Foto: Zainal Arifin-Rizky Putra Dinasti/Jawa Pos Radar Bromo)

WONOASIH–Dari hasil pemeriksaan, polisi memastikan guru BK SMAN 1 Leces Endang Sukeni meninggal karena sakit. Namun, pihak keluarga menilai ada sejumlah kejanggalan terkait penetapan Endang meninggal karena sakit. Sejumlah kejanggalan itu, disampaikan Hendra Agus Wardana, 29, anak bungsu Endang, Rabu (19/6). Kejanggalan yang dimaksud Hendra, salah satunya karena ada barang milik ibunya yang hilang. Yakni, dompet, tas, dan HP. Padahal, semua barang itu disebutkan, sebelumnya ada di kamar ibunya. Namun, saat ibunya ditemukan meninggal di…

Selengkapnya...

Misteri Raibnya HP-Berisi Duit saat Guru SMAN Leces Ditemukan Tewas

BERDUKA: Keluarga Endang Sukeni tak kuasa menahan haru saat sang guru BK dikebumikan. (Zainal Arifin/Radar Bromo)

MAYANGAN-Tewasnya Guru SMAN 1 Leces Endang Sukeni, 60, Senin (17/6) pagi, masih menyisakan beragam tanda tanya. Di antaranya, ke mana tas dan HP korban yang hilang. Karena itu, petugas Polres Probolinggo Kota (Polresta) fokus untuk mencari barang korban yang hilang itu. Sebab, hilangnya tas dan HP korban ini membuat muncul dugaan, Endang jadi korban perampokan. Bahkan, Kapolsek Wonoasih Kompol Sukanto saat kejadian menyebut, warga Kelurahan/Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, itu diduga jadi korban perampokan, sekaligus pembunuhan….

Selengkapnya...

Guru SMAN Leces asal Wonoasih Tewas, HP-Duit di Tas Amblas

NAHAS: Petugas saat mengevakuasi jenazah Endang Suksesih. Insert korban semasa hidup. (Arif Mashudi-Istimewa/ Radar Bromo)

 WONOASIH-Warga Kelurahan/ Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Senin siang (17/6) geger. Itu setelah warga setempat ditemukan tewas di rumahnya. Diduga kuat, korban meninggal tak wajar. Sejumlah barang berharga milik korban pun diketahui amblas. Korban nahas itu diketahui bernama Endang Sukeni, 60. Sehari-harinya, Endang diketahui merupakan seorang guru Bimbingan Konseling (BK) di SMAN 1 Leces, Kabupaten Probolinggo. Informasi yang dihimpun, Endang ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya, sekitar pukul 10.30. Yang menemukan pertama kali adalah tetangga yang…

Selengkapnya...

Guru SMAN 1 Leces yang Tewas Pensiun Bulan Depan

TAKZIAH: Sejumlah rekan Endang Sukeni maupun kerabat anaknya, yang datang ke rumah korban, sesudah polisi menggelar olah TKP. Endang (inset) semestinya pensiun di bulan Juli mendatang. (Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

WONOASIH – Rekan-rekan, kerabat dan keluarga Endang Sukeni, begitu berduka saat mengetahui korban meninggal. Apalagi, cara korban menemui ajal cukup tragis lantaran dibunuh. Semuanya heran, mengapa korban yang dikenal baik tersebut, dicekik pelaku hingga sejumlah hartanya diambil. (Lihat videonya disini). Endang Sukeni sendiri, memang disebut guru yang supel. Endang yang usianya hampir 60 tahun itu, sebentar lagi akan purna tugas. Sebab, bulan depan ia akan memasuki usia pensiun. Beberapa rekan korban dari sesama tenaga pendidik,…

Selengkapnya...

Guru SMAN 1 Leces yang Tewas Dikenal Baik Hati oleh Kerabat, Keluarga dan Kawannya

BERDUKA: Ima (menangis), menantu korban, dituntun berjalan menuju ke dalam rumah. Dia terpukul dengan meninggalnya sang ibu mertua. (Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

WONOASIH – Keluarga dan saudara Endang Sukeni, guru SMAN 1 Leces yang tewas, hanya bisa duduk terdiam di teras rumah. Mereka tengah menunggu proses olah TKP yang dilakukan kepolisian. Karena hanya beberapa saksi dan anak-anak korban yang diperbolehkan masuk ke dalam rumah itu. (Lihat videonya disini). Warga di lingkungan rumah korban, banyak berkerumun di depan pintu pagar rumah korban Endang. Mereka datang langsung karena penasaran dengan kejadian penemuan mayat korban perampokan. Namun, mereka hanya bisa…

Selengkapnya...

Sebelum Ditemukan Tewas, Guru SMAN 1 Leces Sempat Masak untuk Halalbihalal

EVAKUASI: Petugas membaza jenazah Endang Sukeni untuk dibawa ke rumah sakit demi kepentingan penyidikan. Endang yang merupakan guru SMAN 1 Leces, ditemukan tewas di rumahnya di Wonoasih, Senin (17/6) pagi. (Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo-Istimewa)

WONOASIH – Kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian begitu mendengar ada insiden yang dialami Endang Sukeni. Hingga Senin (17/6) sore, kepolisian belum dapat memastikan nilai kerugian yang dialami korban. Lihat videonya disini. Dari hasil visum, wajah korban mengalami lebam, ada seperti bekas cekikan tangan di leher korban, dan hidung korban mengeluarkan darah. Banyaknya warga yang berdatangan, akhirnya membuat polisi harus memasang police line di pintu gerbang rumah korban. Bagi warga selain saudara, dilarang masuk halaman rumah…

Selengkapnya...
1 2