Wah, Kerugian Gudang Produksi Kasur yang Terbakar Ditaksir Rp 900 Juta

SUKOREJO, Radar Bromo – Terbakarnya gudang produksi dan penyimpanan kasur di Kulon Embong, Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Senin (2/12), menimbulkan kerugian yang tak sedikit. Pemiliknya yakni H Mustain, diperkirakan mengalami kerugian hampir Rp 1 miliar.

Kebakaran tersebut membuat rangka bangunan gudang ambruk. Menyisakan dinding tembok bagian belakang saja. Kebakaran itu sendiri terjadi sekitar pukul 10.00. Lokasi gudang berada di sebelah barat ruas jalan nasional Malang – Surabaya. Tepatnya di seberang RS Sahabat, Sukorejo.

Saat kebakaran terjadi, sedang ada aktivitas pembuatan kasur dan bantal di gudang tersebut. Pekerja bahkan sedang beraktivitas seperti biasa. Sekitar pukul 10.00, tiba-tiba muncul api dari mesin kompresor. Posisinya berada di sebelah selatan gudang. Dalam waktu cepat, api membesar dan membakar semua isi gudang.

“Saat kebakaran terjadi, di dalam gudang ada aktivitas produksi pembuatan kasur dan bantal,” terang Mustain, pemilik usaha saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo di lokasi kejadian.

Sesaat setelah muncul api, seluruh karyawan di gudang langsung diminta keluar untuk menyelamatkan diri. Beberapa pekerja dibantu warga sekitar, berusaha mengevakuasi kasur dan bantal yang masih bisa diselamatkan.

Saat evakuasi barang selesai, sekitar pukul 10.40, atap bangunan beserta beberapa tembok gudang ambruk. Beruntung, semua karyawan bisa keluar dengan selamat. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka.

Namun, Mustain diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 900 juta. Sebab, hampir semua isi gudang terbakar. Mulai bahan baku, barang jadi, termasuk bangunannya.

“Semua karyawan selamat. Tapi, kerugian totalnya sekitar Rp 900 juta,” tuturnya.

Sekitar pukul 11.45, dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) tiba di lokasi kejadian. Masing-masing milik Pemkab dan Pemkot Pasuruan.

Pemadaman dan pembasahan langsung dilakukan. Beberapa saat kemudian, api berhasil dipadamkan oleh tim damkar yang ada di TKP.

“Terjadinya kebakaran diduga berasal dari mesin kompresor yang panas dan menimbulkan percikan api. Sehingga, cepat meluas dan terjadilah kebakaran ini,” terang Kapolsek Sukorejo AKP Supriyadi. (zal/hn/fun)