Begal Motor asal Kalisat di Rembang Diringkus, Acapkali Bawa Sajam saat Beraksi

DITANGKAP: Tersangka begal Zainul, 27, ditangkap setelah membegal korban Siti Ruchani, 19, dengan menggunakan sajam pada 18 September 2019. (Foto: Satreskrim Polres Pasuruan for Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

BANGIL, Radar Bromo – Lika-liku Zainul, 27, dalam menebar teror di jalanan, akhirnya terhenti. Selasa (26/11) siang, anggota Jantanras Polres Pasuruan berhasil menggulung pemuda asal Desa Kalisat, Kecamatan Rembang, ini di jalan.

Tersangka ditangkap di Jalan Raya Desa Tampung, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, sekitar pukul 11.00. Tersangka lantas dibawa ke Mapolres Pasuruan.

Kanit Jatanras Polres Pasuruan Iptu Maryana mengungkapkan, penangkapan tersangka berawal dari aksi begal yang dilakukannya pada 18 September 2019. Korbannya Siti Ruchani, 19, warga Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

CLOSE UP: Tersangka Zainul. (Foto: Satreskrim for Radar Bromo)

Aksi begal tersebut, tidak dilakukan Zainul seorang diri. Ia beraksi bersama rekannya, Sulaiman yang tertangkap duluan.

Menurut Maryana, tersangka membegal korban di jalan raya Surabaya – Malang, Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Keduanya membuntuti korban yang ketika itu berboncengan dengan rekannya, Agus Wahid, mengendarai motor Hoda Beat nopol N 3009 HHC. Begitu dekat dengan korban, kedua tersangka memepet korban.

“Kedua tersangka mengendarai motor Satria FU berboncengan. Sulaiman sebagai joki sementara Zainul dibonceng,” jelas Maryana saat mendampingi Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adrian Wimbarda.

Tersangka Sulaiman kemudian mencabut kunci kontak motor korban. Akibatnya, mesin motor korban mati. Merasa terancam, Agus teman korban menendang motor tersangka. Tendangan tersebut, membuat korban dan kedua tersangka jatuh dari motornya.

Begitu jatuh, kedua tersangka mengeluarkan celurit di balik pinggangnya. Mereka kemudian menghampiri korban dan mengacungkan celurit yang dibawanya.

“Mereka mengancam korban. Karena ketakutan, korban pasrah motornya diembat,” ulasnya.

Begitu berhasil merebut motor korban, kedua tersangka kabur ke arah Surabaya. Korban lantas melapor ke polisi agar perkara tersebut diusut.

Berangkat dari laporan itulah, petugas bergerak melakukan penelusuran. Upaya itu membuahkan hasil. Satu tersangka, Sulaiman berhasil diringkus. Dari Sulaiman itulah terungkap nama tersangka lainnya. Hingga akhirnya, Zainul berhasil ditangkap.

“Kami menangkap tersangka Zainul saat melintas di jalan Desa Tampung, Kecamatan Rembang, Selasa (26/11), sekitar pukul 11.00,” tandasnya.

Dari penyidikan pada tersangka, diketahui ia tidak hanya sekali membegal. Tersangka juga pernah melakukan begal di Kepulungan, Kecamatan Gempol.

“Ia juga pernah divonis 3 tahun 2 bulan atas kasus pencurian dengan pemberatan,” pungkasnya.

Karena ulahnya, kini tersangka dijerat pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Mereka terancam hukuman 9 tahun penjara. (one/hn/fun)