KPU Launching Pilwali 2020, Berharap Partisipasi Tinggi

BERSAMA: Komisioner KPU Kota Pasuruan memencet tombol Launching Pilwali di GOR, Sabtu (30/11) malam. Launching tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan undangan dari berbagai elemen. (Foto: Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PURWOREJO, Radar Bromo – Agenda Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Wawali) 2020 resmi diluncurkan. Sabtu (30/11) malam, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pasuruan memperkenalkan maskot dan lagu resmi untuk Pilwali.

Pengenalan ini dilakukan dalam rangkaian kegiatan Launching Pilwali dan Wawali periode 2020-2025 di GOR Untung Suropati Kota Pasuruan. Kegiatan ini berjalan lancar dan sangat meriah.

HIBURAN: Indah Nevertari yang menjadi bintang tamu dalam launching Pilwali. (Foto: Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

 

Kegiatan ini berlangsung selama lima jam, mulai pukul 19.00 sampai 22.00. Anggota Forkopimda hadir, seperti Plt Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo, Ketua DPRD Ismail Marzuki, dan Kapolres Pasuruan Kota AKBP Donny Alexander.

Hadir juga Ketua KPU Jawa Timur Khoirul Anam dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot. Semua tamu yang hadir ini dihibur oleh bintang tamu, Indah Nevertari.

Ketua KPU Kota Pasuruan Royce Dianasari mengungkapkan, pihaknya optimistis Pilwali 2020 akan berjalan lancar. Ini, mengacu pada agenda Pilpres 2019 yang angka partisipasi pemilih sangat tinggi.

Menurutnya, target partisipasi pemilih dalam Pilpres sebesar 77,5 persen. Sementara angka partisipasi di Kota Pasuruan mencapai 87,11 persen. Bahkan, angka ini di atas capaian nasional yang sebesar 81,3 persen.

RAMAI: Sejumlah undangan yang hadir dalam launching Pilwali. (Foto: Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

 

“Angka partisipasi pemilih di Kota Pasuruan dalam Pilpres sangat tinggi. Semoga ini berlanjut di Pilwali pada September 2020,” ungkapnya.

Menurut Royce, launching ini dimaksudkan agar masyarakat tahu ada agenda Pilwali dan Wawali pada September 2020. Sehingga, masyarakat mulai mencari informasi tentang Pilwali.

“Kami ingin masyarakat tidak apatis dalam politik. KPU juga terbuka untuk informasi pada masyarakat,” sebutnya.

Dengan mencari informasi ini, disebutkan Royce, masyarakat akan mengerti sosok yang dipilih nantinya. Sehingga, sosok tersebut bisa membawa perubahan yang lebih baik di Kota Pasuruan.

Dalam launching ini, KPU juga memperkenalkan maskot si Sura dengan kepala berbentuk harimau. Ini diambil dari kata Suara Rakyat atas masukan dari sejumlah budayawan di Kota Pasuruan.

Maskot itu sendiri terinspirasi oleh tokoh Untung Suropati dan Mbah Slagah. Diharapkan, sosok ini bisa menginspirasi masyarakat untuk meneladani kepemimpinan dan semangat juangnya.

“KPU RI pada Pilkada 2020 mengangkat tema pemilihan bersih. Kami harap masyarakat siap dengan jargon no golput no money politics,”sebutnya.

Sementara Ketua KPU Jawa Timur Khoirul Anam yang hadir berharap agenda Pilwali 2020 Kota Pasuruan bisa sebaik Pilpres 2019. Dimana hampir 10 juta orang dan satu juta di antaranya di Jatim terlibat sebagai pengawas dan saksi.

Ia berharap, Kota Pasuruan mampu dan siap lahir batin menyambut Pilwali 2020. Apalagi, Kota Pasuruan sudah teruji mampu melaksanakan pesta demokrasi dengan baik pada tahun lalu.

Ini, ditunjukkan dengan pemungutan suara yang berjalan sukses. Dan tidak adanya pemungutan ulang maupun gugatan dari caleg atau partai politik pendukung ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Jumlah partisipasi pemilih di Kota Pasuruan masuk 10 besar di Jatim. Mudah-mudah lebih baik dengan pemilihan yang jujur dan tanpa suap,” sebut Anam. (riz/hn/hn)