Fathurrosi-Anindya Terpilih Jadi Kang-Yuk Kota Probolinggo 2019

MAYANGAN, Radar Bromo – Moch Fathurrosi dan Anindya Rizky Rahmadhani akhirnya terpilih sebagai Kang dan Yuk 2019 Kota Probolinggo. Mereka dinobatkan sebagai Kang–Yuk dalam malam grand final, Sabtu (30/11) di depan kantor Pemkot Probolinggo.

Selempang pemenang pada keduanya disematkan oleh Kang–Yuk 2016 yaitu Kakung Prawiro Himawan dan Risna Awalia Sari. Penyematan itu sekaligus penobatan Fathurrosi dan Anindya sebagai Kang–Yuk 2019.

Penobatan Kang–Yuk 2019 sendiri berlangsung semarak. Acara digelar selama tiga jam. Mulai pukul 19.00 sampai 22.00. Hadir Wakil Wali Kota Probolinggo Moch. Soufis Subri dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Probolinggo Tutang Heru Aribowo. Hadir pula guest star, Miss Tourism Indonesia 2019 Ayu Jasmine, para tamu undangan dari luar kota, juga kerabat maupun teman para finalis Kang–Yuk 2019.

BATIK KHAS: Bintang tamu Miss Tourism Indonesia 2019 Ayu Jasmine yang juga menjadi juri kehormatan saat memeragakan salah satu batik khas Kota Probolinggo. (Zainal Arifin/Radar Bromo)

 

Mereka tidak hanya datang untuk memenuhi undangan. Namun, juga untuk memberikan dukungan. Dukungan itu bisa dilihat dari poster dan banner para finalis yang mereka bawa dan mereka bentangkan selama acara.

Acara diawali dengan penampilan musik oleh Band Seni Ruang Raya dan Tari Kidung Aksara yang dibawakan Holla Dancer dari Kota Probolinggo. Juga ada tampilan modeling dari paguyuban Kang–Yuk Kota Probolinggo.

Pada acara inti, 10 besar pasangan finalis Kang–Yuk tampil bersama di panggung. Mereka mengenalkan diri setelah sebelumnya tampil dengan koreografi menarik diiringi lagu Kala Cinta Menggoda yang dipopulerkan oleh Chrisye.

Juri lantas memilih lima besar pasangan Kang-Yuk. Mereka yang terpilih kemudian diminta mempresentasikan salah satu tempat wisata favorit di Kota Probolinggo. Dari sini, juri memilih lagi tiga besar pasangan Kang-Yuk.

Tiga besar pasangan Kang-Yuk lantas diminta menjawab pertanyaan yang sama. Pertanyaan untuk Kang disampaikan oleh MC. Sementara pertanyaan untuk Yuk disampaikan Wakil Wali Kota Moch. Soufis Subri.

Juri yang berjumlah enam orang lantas memilih Kang–Yuk 2019. Hasilnya, Fathurrosi – Anindya dinobatkan sebagai Kang–Yuk 2019. Selain mereka ada Wakil I Kang-Yuk yang diraih Ade Mandala Putra – Ika Nirwana. Lalu, Muhammad Sadit-Angetrisha Merici Purnamasica terpilih sebagai Wakil II Kang–Yuk.

Dua penghargaan juga diberikan pada Kang–Yuk 2019. Yaitu, Kang-Yuk Favorit yang ditetapkan berdasarkan balot terbanyak yang dimuat di harian Jawa Pos Radar Bromo. Terpilih sebagai Kang–Yuk Favorit yaitu Fariez Rachman Pratama dan Niken Maulidina Ningrum.

Kemudian, dinobatkan juga Kang–Yuk Persahabatan. Kang–Yuk Persahabatan dipilih sendiri oleh para finalis untuk mereka yang paling bersahabat. Pada akhirnya, Panji Suryanto–Michelle Avrilla terpilih sebagai Kang–Yuk Persahabatan. Mereka adalah ketua kelas dan wakil ketua kelas para finalis Kang–Yuk selama masa karantina dua malam tiga hari.

Kepala Disbudpar Kota Probolinggo Tutang Heru Aribowo dalam sambutanya mengatakan, pemilih Kang–Yuk 2019 bertujuan untuk memberi ruang kepada anak milenial agar bisa bersama membangun Kota Probolinggo.

Selain itu, juga untuk memunculkan minat dan bakat, serta menyiapkan pemuda berprestasi tidak hanya di kancah kota dan provinsi, namun juga nasional. “Kalau tidak diiisi oleh anak-anak milenial Kota Probolinggo, lalu siapa lagi?” katanya.

Sedangkan Wawali Moch. Soufis Subri menegaskan, membangun Kota Probolinggo tidak hanya dilakukan melalui pembangunan infrastruktur. Namun, juga membangun keseimbangan dalam hal kesenian dan hiburan.

“Gelaran seperti ini akan terus kami dukung. Sebab, event seperti ini memiliki manfaat yang besar bagi kemajuan Kota Probolinggo,” lanjutnya.

Subri sebagai salah satu juri kehormatan menegaskan, siapapun yang terpilih akan memiliki tugas dan amanah berat. Sebab, nama besar Kota Probolinggo akan selalu dibawa. Sehingga, harapannya Kang–Yuk dapat mengharumkan nama Kota Probolinggo.

Ayu Jasmine yang menjadi juri kehormatan juga memberikan motivasi kepada para finalis Kang dan Yuk Kota Probolinggo. Menurut Miss Tourism Indonesia 2019 itu, keikutsertaan dalam event beauty pageant selalu memberikan manfaat tersendiri. “Menjadi miss atau duta itu hanya dijabat selama satu tahun. Selebihnya kita akan terus menebarkan inspirasi terhadap sesama,” ujarnya. (mg1/hn)