Putusan Belum Siap, Sidang Pelaku Penusukan Warga Lekok Ditunda

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Sidang perkara penganiayaan berujung kematian Rozali, warga Lekok, memasuki babak akhir. Ketiga terdakwa akan segera mendapat kepastian hukum atas kasus yang menjeratnya.

Masing-masing terdakwa yakni RN, 18, warga Semendusari, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan; FH, 16, warga Desa Patuguran, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan; dan FR, 17, warga Desa Kalipang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Sedianya para terdakwa itu bakal dijatuhi hukuman Kamis (28/11). Ketiganya juga hadir dalam persidangan dengan agenda pembacaan putusan. Mereka didampingi penasihat hukumnya, Sudiono.

Namun, majelis hakim akhirnya menunda sidang tersebut. Alasannya, karena putusan majelis hakim yang mengadili para terdakwa belum siap. “Sidang pembacaan putusan ditunda karena putusan belum siap,” kata Humas PN Pasuruan Rahmat Dahlan.

Dia memastikan, sidang akan kembali digelar pukul 09.00, hari ini (29/11). “Hari ini pembacaan putusan, pengadilan akan kembali menghadirkan tiga terdakwa untuk mendengarkan putusan oleh majelis,” beber Rahmat.

Seperti diketahui, sidang perkara anak berhadapan dengan hukum itu berlangsung tertutup. Ketiga terdakwa didakwa dengan pasal yang sama. Yakni, didakwa dengan pasal 338 juncto pasal 55 ayat 1 KUHP tentang bersama-sama melakukan pembunuhan dengan menghilangkan nyawa orang.

Tetapi, tuntutan JPU kepada ketiganya berbeda. Terdakwa RN, 18 dan FH, 16, dituntut dengan hukuman tujuh tahun pidana penjara. RN diketahui pihak yang melakukan pembacokan, sementara FH adalah yang menyuruh RN untuk membacok korban.

Sedangkan terdakwa lain, FR, 17, dituntut dengan hukuman lima tahun pidana penjara. FR diketahui merupakan pihak yang memiliki peran mencari korban untuk dieksekusi. (tom/fun)