Dari 173 yang Bertarung di Pilkades Serentak, 101 Incumbent Menang

BANGIL, Radar Bromo – Posisi incumbent dalam Pilkades Serentak 2019 Kabupaten Pasuruan, terbukti masih kuat. Dari 173 cakades incumbent, 101 di antaranya memenangkan kontestasi Pilkades pada 23 November. Sementara 72 sisanya tumbang.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan Ridho Nugroho mengutarakan, sebelumnya ada 198 incumbent yang mendaftar sebagai bacakades. Namun, jumlah mereka “mrotoli” lantaran berbagai faktor.

Selain mundur saat pendaftaran pencalonan, juga lantaran gagal memenuhi persyaratan. Baik persyaratan administrasi hingga akademis. Hingga akhirnya, terdapat 173 incumbent yang maju dalam bursa Pilkades Serentak.

Mereka kemudian bertarung dalam ajang Pilkades yang digelar serentak di 240 desa di Kabupaten Pasuruan. Hasilnya, 101 incumbent menang. Sisanya, 72 orang gagal.

“Jadi, dari hasil pendataan kami, yang berstatus incumbent terpilih, 101 orang. Sementara nonincumbent terpilih, 139 orang,” sambungnya.

Calon incumbent yang terpilih itu, seperti Sukino di Desa Sidowayah, Kecamatan Beji; Saleh, dari Wonosunyo, Kecamatan Gempol; dan Damanhuri dari Desa Wonosari, Kecamatan Gempol. Sementara yang tak terpilih, salah satunya adalah Vicky Ariyanto, kepala Desa Kedungringin, Kecamatan Beji. Ia gagal melaju setelah bersaing dengan istrinya, Rizky Wahyuni.

Menurut Ridho, proses Pilkades serentak saat ini masuk tahap pelaporan hasil pemungutan dan penetapan kades terpilih. Panitia desa menyiapkan laporannya ke BPD paling tidak tujuh hari.

Selanjutnya, BPD melaporkan dan mengusulkan untuk pengesahan calon kepala desa terpilih kepada Bupati melalui camat. Paling lama adalah tujuh hari.

“Setelah itu, camat akan mengirimkan kepada bupati. Bupati membuat pengesahan keputusan kepala desa terpilih. Paling lama 30 hari,” sambungnya.

Selanjutnya, pelantikan kepala desa terpilih akan dilakukan. Pihaknya mengancang-ancang, pelantikan tersebut akan digelar 30 Desember atau 31 Desember 2019. (one/hn/fun)