Wow, Dua CBR Hasil Curian Ini Ditemukan di Plososari Bersama 5 Motor dan 5 Kerangka Motor

DIAMANKAN: Tujuh motor diamankan Polres Pasuruan Kota dari areal persawahan di Dusun Sumbersuko, Desa Plososari, Kabupaten Pasuruan. Inset: ketika salah satu motor sport masih ditutupi rumput. (FotoL: Polres Pasuruan Kota for Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

GRATI, Radar Bromo– Polres Pasuruan Kota kembali menyisir area persawahan yang dijadikan tempat menyembunyikan motor hasil kejahatan di Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Setelah awal Oktober silam berhasil menemukan tiga motor dan bondet, Kamis (21/11) lalu kepolisian kembali ke desa setempat. Hasilnya cukup mencengangkan. Polisi mendapatkan tujuh unit motor dan sejumlah rangka motor.

Dari tujuh motor yang masih utuh itu, dua di antaranya berupa motor sport. Informasinya, penyisiran dilakukan sekitar pukul 13.00. Sasarannya Dusun Sumbersuko, Desa Plososari, Kecamatan Grati. “Kami melakukan penyisiran lokasi yang digunakan para pelaku menyembunyikan motor hasil kejahatan,” ujar Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso.

Slamet menyebutkan, tujuh motor yang diamankan dari lokasi terdiri atas berbagai jenis. Dua di antaranya motor Honda CBR. Lalu, empat motor Honda Vario dan satu motor Suzuki Smash. Tujuh sepeda motor itu ditemukan berserakan dengan ditumpuki rumput kering.

TURUT DISITA: Lima kerangka motor yang juga diamankan polisi di Plososari. (Polres Pasuruan Kota for Jawa Pos Radar Bromo)

Upaya polisi menemukan sejumlah motor itu juga sempat terkendala medan. Sebab, beberapa motor dan rangka ada yang disembunyikan di lembah dekat sungai desa. Selain itu, polisi juga mendapati lima kerangka bodi motor dan lima lembar pelat nomor polisi.

Semua barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Pasuruan Kota. Slamet memastikan, pihaknya akan melakukan identifikasi lebih lanjut. Agar sepeda motor itu bisa dikembalikan kepada pemiliknya. “Kami juga imbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan dengan ciri-ciri motor yang sama agar mendatangi Polres untuk memastikan,” ujar Slamet.

Dia menambahkan, penyisiran itu dilakukan dalam upaya pengembangan kasus begal dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Beberapa waktu lalu, empat pelaku asal Plososari telah diamankan Polresta Sidoarjo. “Ada empat pelaku yang sudah ditangkap rekan-rekan Sidoarjo. Sementara ini, kami ikut melakukan pengembangan,” ujarnya. (tom/fun)