Lolos Verifikasi, Bakal Dapat Rp 9 M dari Proyek PRIM

TONGAS, Radar Bromo Provincial Road Improvement Maintenance (PRIM) Project Jalan Tongas-Bromo, tahun ini sudah rampung. Jalan sepanjang 8,5 kilometer itu telah lolos verifikasi. Karenanya, diperkirakan Kabupaten Probolinggo akan mendapatkan dana pengembalian dari Pemerintah Australia sekitar Rp 9 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo Rachmad Waluyo melalui Kabid Bina Marga Asrul Bustami mengatakan PRIM tahun ini sudah tuntas. Termasuk verifikasi tahap III sudah dilakukan. Hasilnya, hasil pengerjaan PRIM Kabupaten Probolinggo dinyatakan terbaik.

“Alhamdulillah, verifikasi tahap III PRIM sudah dilakukan. Hasilnya pengerjaan terbaik juga untuk Kabupaten Probolinggo,” katanya kepada Jawa Pos Rasar Bromo, kemarin.

Asrul menjelaskan, kabar baiknya lagi, dari hasil verifikasi pengerjaan terbaik, Kabupaten Probolinggo juga lolos akan dapat dana pengembalian sekitar Rp 9 miliar. Namun, belum terealisasi karena masih proses pencairan. “Kami usahakan awal Desember besok sudah terealisasi dana tersebut,” katanya.

Disinggung soal PRIM tahun depan, Asrul mengungkapkan, tahun depan merupakan proyek lanjutan. Melalui Perubahan APBD, pihaknya sudah melakukan perencanaan untuk proyek ini tahun depan. “Nanti PRIM ini akan berlangsung selama 3 tahun,” ujarnya.

Diketahui, PRIM jalan Tongas-Bromo sepanjang sekitar 37 kilometer akan dibagi dalam 7 koridor. Di antaranya, Ruas Jalan Tongas–Lumbang (R.01); Ruas Jalan Lumbang-Lambang Kuning (R.03); Ruas Jalan Lumbang-Madakaripura (R.105); Ruas Jalan Sukapura-Lambang Kuning (R.60); Ruas Jalan Sukapura-Ngadisari (R.05); Ruas Jalan Ngadisari-Cemoro Lawang (R.06) dan Ruas Jalan Ngadisari-Laut Pasir (R.25).

Selama 3 tahun, akses transportasi menuju Bromo Tengger Semeru (BTS) itu akan disokong PRIM. Estimasi anggarannya mencapai Rp 184 miliar. Pemerintah Australia melalui Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur akan membantu Rp70 miliar. (mas/rud)