Pengadilan Masih Tunggu Kasasi Oknum Satpol PP yang Tersandung Narkoba

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Abdullah Nasich sepertinya harus lebih bersabar untuk mengetahui vonis pidana yang dijatuhkan padanya. Sebab, putusan kasasi yang diajukannya pada mahkamah konstitusi (MK) masih belum turun.

Humas Pengadilan Negeri (PN) Pasuruan, Rahmat Dahlan mengungkapkan putusan yang dijatuhkan pada Abdullah Nasich untuk kepemilikan sabu-sabu masih belum berkekuatan hukum tetap. Sebab, oknum PNS yang pernah berdinas di Satpol PP Kota Pasuruan ini mengajukan kasasi atas putusan majelis hakim PN Pasuruan.

Sejauh ini, PN Kota Pasuruan masih belum mendapatkan jawaban pada pengajuan kasasi oleh Abdullah Nasich dari MK. Ini menunjukkan proses kasasi masih terus berlangsung. Namun, pihaknya selalu rutin melakukan koordinasi dengan MK untuk mengetahui perkembangan kasasi yang diajukan Mei lalu. Dan MK belum memberikan jawaban hingga kini.

“Komunikasi terus kami lakukan. Cuma sejauh ini memang belum ada jawaban. Jadi perkara Abdullah Nasich masih belum inkracht ,” jelas Rahmat.

Untuk diketahui, oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkot Pasuruan bernama Abdullah Nasich terjerat kasus penyalahgunaan narkoba. Abdullah Nasich diamankan tim Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota. Dari tangan warga Kelurahan/Kecamatan Bugul Kidul, tersebut, polisi menemukan paket sabu. Pria tamatan S1 tersebut ditangkap petugas, Sabtu (13/10) tahun lalu.

Abdullah Nasich mulai disidang sejak awal Januari lalu. Dari persidangan terungkap jika, ia hanya menyimpannya sendiri untuk dikonsumsi. Ia pun divonis empat tahun tujuh bulan dan harus membayar denda Rp 800 juta atau subsider dua bulan. Belakangan Abdullah Nasich memilih mengajukan kasasi atas putusan ini. (riz/fun)