Istri Terduga Teroris di Bangil Tengah Hamil Anak Kedelapan, Mengaku Baru Pindah

BANGIL, Radar Bromo – ADM yang terduga teroris di Bangil kini masih diperiksa intensif oleh Denus 88 antiteror. Dari penelusuran radarbromo.jawapos.com, diketahui keluarga ini berasal dari Kelurahan Gempeng, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Namun, kini mereka tinggal di Jalan Plaosan.

Lurah Gempeng, Arfian Fachrudin menguraikan, secara administrasi keluarga ADM memang berada di Gempeng. Namun, kini mereka tidak tinggal di sana lagi.

“Informasi yang kami gali dari RT ataupun RW setempat, mereka tidak lagi tinggal di Gempeng. Mereka sempat tinggal bersama orang tua perempuan. Tapi akhirnya pisah rumah setelah menikah,” tuturnya.

Saat ini, ADM tinggal di Jalan Plaosan bersama istrinya, DM, dan lima anak mereka. Rumah itu dibeli dan ditinggali ADM dan keluarganya sejak dua bulan lalu.

DM sendiri saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Bromo, mengaku tak menyangka akan terlibat persoalan seperti itu. DM juga yakin, suaminya tidak terlibat bom Medan.

“Suami saya nggak mungkin terlibat. Suami saya sering di rumah,” jelasnya.

Saat ini DM tengah hamil 6 bulan anak kedelapannya. Sejatinya dia sudah memiliki 8 anak, namun ada anaknya yang sudah meninggal.

Saat ditanya soal tempat tinggalnya, DM mengaku belum mengurus surat pindahan karena yang mengurus semuanya adalah ADM, sang suami. “Saya di rumah saja urus anak-anak dan dan sudah ngomong ke pak RT,” beber wanita bercadar tersebut.

DM mengaku, dirinya memang mengenakan cadar. “Kalau saya cadaran memang menjalankan pesan suami saya, karena syariat Islam perempuan harus tertutup. Tapi kami bersosialisasi dengan warga,” beber DM.

Ungkapan DM memang selaras dengan warga. Ari adalah salah satu tetangganya. Warga Kelurahan Kersikan ini mengaku kenal dengan ADM meski baru sebentar. “Kami kerap ngopi dan dia (ADM) sering bayarin. (one/hn/fun)