Terbakar, Kerugian Gudang Kapuk di Sukorejo Capai Rp 200 Juta

KARENA KORSLETING: Gudang kapuk milik Samsudin di Desa Mojotengah, Kecamatan Sukorejo ini, ludes terbakar dalam waktu dua jam. Kebakaran diduga akibat korsleting di mesin penggilingan kapuk. (Polsek Sukorejo)

Related Post

SUKOREJO, Radar Bromo – Sebuah gudang kapuk di Desa Mojotengah, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, ludes terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 200 juta akibat kebakaran itu.

Insiden itu terjadi Sabtu (16/11) pukul 08.30. Saat itu, ada sekitar 30 orang yang tengah bekerja di gudang kapuk milik Samsudin, 25, warga Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo tersebut. Puluhan pekerja itu tengah menyelesaikan penggilingan kapuk.

Tiba-tiba saja, percikan api keluar dari mesin blower yang digunakan untuk menggiling kapuk. Banyaknya barang dengan kondisi kering membuat api menjalar cepat ke setiap sudut gudang. Dan dalam sekejap, api membakar tumpukan kapuk yang ada di gudang.

Pekerja pun langsung cukup panik. Mereka kemudian berusaha memadamkan api. Namun, api kian membesar dan melumat bangunan gudang berukuran 20 meter x 30 meter itu. Insiden itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.

Sekitar pukul 09.20, tiga unit mobil damkar tiba di lokasi. Dua di antaranya dari PMK Kabupaten Pasuruan. Sedangkan satu lainnya dari salah satu perusahaan di sekitar lokasi kejadian.

Petugas pun berjibaku memadamkan api. Namun, besarnya kobaran api membuat atap bangunan gudang tak kuat menahan. Hingga, akhirnya atap bangunan roboh.

Petugas kemudian melokalisir api dari berbagai penjuru agar tak kian meluas. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.30 atau dua jam setelah kebakaran.

Kanit Reskrim Polsek Sukorejo, Bripka Soni Juliyanto menduga, api berasal dari mesin dinamo blower untuk penggilingan kapuk. Akibatnya, diperkirakan kerugian yang dialami pemilik gudang mencapai Rp 200 juta.

“Yang pasti tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Hanya kerugian material diperkirakan Rp 200 juta. Untuk penyebab kebakaran diduga ada korsleting di mesin penggilingan kapuk,” pungkasnya. (tom/hn)