Bertabur Hiburan, Jalan Sehat Stop Rokok Ilegal Diikuti Puluhan Ribu Peserta

PURWOSARI, Radar Bromo – Lebih dari 10 ribu peserta Jalan Sehat Stop Rokok Ilegal memadati Lapangan Helipad di PT Trisakti Purwosari Makmur, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (16/11). Tak hanya mengikuti jalan sehat. Mereka juga mengikuti rangkaian kegiatan yang ada. Mulai senam, hiburan, sampai pembagian ratusan doorprize.

Kegiatan yang digelar Pemkab Pasuruan bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Bromo ini bertujuan memerangi rokok ilegal. Tak hanya mengajak masyarakat sehat dengan jalan sehat. Namun, juga memberikan pengetahuan tentang bahaya rokok ilegal.

Peserta sudah mulai berdatangan di lokasi start mulai pukul 05.30. Puluhan ribu peserta yang datang, tak hanya berasal dari Purwosari dan sekitarnya. Namun, juga karyawan sampai pelajar turut serta.

Jalan sehat dibuka Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf didampingi Wabup Pasuruan Mujib Imron. Bupati Irsyad pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah datang dan berpartisipasi dalam “Jalan sehat stop rokok ilegal.”

“Selain Jalan sehat, masyarakat juga harus tahu bahwa rokok ilegal harus dihentikan. Sebab, rokok ilegal merugikan negara,” terangnya.

Di Kabupaten Pasuruan sendiri ada 65 perusahaan rokok. Dan Kabupaten Pasuruan merupakan daerah penyumbang cukai terbesar pada negara. Yaitu, hingga Rp 51 Triliun. Karena itu, dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCT) yang diterima Kabupaten Pasuruan juga besar. Yaitu mencapai Rp 172 Miliar sampai Rp 180 Miliar tiap tahun.

Bupati Irsyad juga mengucapkan terima kasih kepada Jawa Pos Radar Bromo yang telah menyiapkan acara Jalan Sehat. Termasuk juga kepada semua tim dan rumah yaitu PT Trisakti Purwosari Makmur.

Melihat tingginya antusiasme peserta yang hadir, Bupati Irsyad dan Wabup Mujib urunan menyumbang seekor kambing. Kambing itu dijadikan doorprize utama tambahan bagi peserta.

Setelah semua peserta diberangkatkan, kupon dibagikan gratis, tak jauh dari lokasi start. Dan penyobekan kupon dilakukan menjelang garis finish. Sehingga semua peserta yang ikut, dipastikan kuponnya terundi. Dengan demikian, mereka semua mendapat kesempatan untuk mendapat ratusan hadiah menarik dan hadiah utama. Yaitu, berupa dua buah sepeda motor.

Setelah peserta berdatangan, ada senam erobik bersama. Peserta pun antusias mengikuti senam ini. Hiburan dari Padhang Howo pun memeriahkan suasana yang mulai terik. Namun peserta tetap antusias menunggu sampai pemenang doorprize utama dibacakan.

Hannan Budiharto, Kepala Kantor Bea Cukai Pasuruan menyosialisasikan pada masyarakat agar ikut mengawasi peredaran rokok ilegal. “Tidak boleh membuat rokok tanpa izin. Termasuk memantau pita cukai yang ada di rokok. Kalau tidak ada pita cukai, berarti ilegal. Termasuk kalau pita cukainya jelek, berarti termasuk rokok ilegal juga,” ujarnya.

Sulami Bahar, Ketua Gabungan Pengusaha Rokok (Gapero) juga ikut menyosialisasikan program stop rokok ilegal. “Penyumbang cukai terbesar ini ada di Pasuruan. Maka untuk itu ayo dijaga. Jangan sampai memakai rokok ilegal. Karena kalau ketahuan menjual rokok ilegal, akan terkena pidana dan masuk penjara,” ungkapnya.

Selain sosialisasi program Stop Rokok Ilegal, undianpun mulai dibacakan satu-persatu. Ratusan hadiah dibagikan. Mulai sepeda gunung, handphone, televisi LED, mesin cuci, kulkas, dan alat elektronik lainnya.

Acara makin meriah setelah Gerry Mahesa tampil dengan iringan Padhang Howo Band. Gerry membawakan lagu-lagu populer. Seperti Cidro dan Perjuangan dan Doa lagu Rhoma Irama. Membuat peserta jalan sehat ikut menyanyi dan berjoget bersama.

Penampilan makin meriah ketika Ratna Antika naik ke panggung. Merekapun berduet dan membuat cuaca yang terik, menjadi adem. Sementara hadiah terus diundi di tengah-tengah penampilan artis.

Hadiah utama sepeda motor jatuh ke tangan peserta warga Purwosari. Yaitu, Ririn Dwinastiti, 43, warga Pagerwetan, Kecamatan Purwosari dan Suwono, 41, warga Bakalan, Kecamatan Purwosari.

Suwono mengaku kaget, kuponnya ternyata yang meraih hadian sepeda motor. “Nggak nyangka dan senang banget dapat hadiah motor,” ujarnya.

Rencananya motor hadiah ini akan digunakan untuk bekerja. Sebab, motor milik Suwono saat ini, sudah cukup tua. Sehingga hadiah doorprize utama ini bermanfaat untuk kebutuhan transportasi sehari-hari. (eka/hn)