Jadi Kurir Sabu, Dua Sekawan asal Pandaan dan Prigen Ditangkap

BANGIL, Radar Bromo – Dua sahabat asal Pandaan dan Prigen ini kini harus berbagi ruangan di tahanan. Mereka dijebloskan ke penjara setelah kedapatan tangan menjadi kurir narkoba jenis sabu-sabu.

Mereka yang ditangkap adalah Abdul Rachman Soleh, 29, warga Karangjati, Kecamatan Pandaan dan Kasiyono, 39, warga Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Mereka ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan, Sabtu (9/11) malam.

Kasatresnarkoba Polres Pasuruan Iptu Sugeng Prayitno menuturkan, kedua tersangka ditangkap di sebuah warung yang ada di Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan. Ketika itu, keduanya tengah menunggu pemesan barang.

“Mereka menunggu pemesan barang. Kami memperoleh informasi rencana transaksi dan kemudian melakukan penyelidikan,” sampainya.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan dengan mengintai kedua tersangka. Hingga tak lama kemudian, petugas memilih untuk melakukan penggeledahan. Dari situlah, petugas mendapati sejumlah barang bukti yang bisa menyeret keduanya ke penjara.

Selain sabu-sabu seberat 0,90 gram, petugas juga mengamankan tiga buah handphone yang biasa digunakan untuk bertransaksi. “Begitu kami temukan barang bukti, kami kemudian mengamankan keduanya ke Mapolres Pasuruan. Kami mengamankan keduanya sekitar pukul 20.00,” tambahnya.

Kepada petugas, tersangka mengaku menjadi kurir sabu-sabu untuk menambah penghasilan. “Selain menjadi tukang bangunan, tersangka juga berdagang. Mereka menjadi kurir untuk menambah pendapatan,” urainya.

Karena ulahnya itu, kedua tersangka disangkakan melanggar pasal 112 jo pasal 114 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam hukuman 10 tahun penjara. (one/mie)