Revitalisasi Pasar Daerah Ikut Pengaruhi Retribusi Pasar, Saat Ini Capai Rp 3,4 Miliar

BANGIL, Radar Bromo – Penerimaan retribusi pasar daerah di Kabupaten Pasuruan tahun ini hampir mencapai target. Sampai akhir Oktober, sudah mencapai Rp 3,478 miliar. Jumlah ini sudah 87,8 persen dari target yang ditetapkan Rp 3,962 miliar.

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan Gatot Sutanto mengatakan realisasi retribusi pasar daerah sudah cukup bagus. Dengan sisa dua bulan sampai akhir 2019, target Rp 3,962 miliar optimistis bisa tercapai.

“Dengan realisasi sementara yang mencapai 87,8 persen dari target, kami optimistis bisa tercapai. Meski tahun ini cukup banyak pasar daerah yang direvitalisasi,” ujarnya.

Tahun ini, menurutnya, ada 6 pasar daerah yang direvitalisasi. Meliputi, Pasar Nguling, Warungdowo, Gondangwetan, Ngempit, Purwosari, dan Pasar Pasrepan. Di tempat relokasi, kondisi kios atau lapak memang cenderung lebih kecil, sehingga mempengaruhi retribusi yang dibayarkan.

“Memang mempengaruhi jumlah retribusi untuk pedagang yang direlokasi sementara. Namun, kami melihat masih cukup positif dalam kontribusi retribusi, sehingga target masih bisa tercapai bagus,” ujarnya.

Selain itu, juga ada dua pasar yang sampai Rabu (13/11) belum ditarik retribusi. Yakni, Pasar Sukorejo dan Pasar Grati. Sebab, setelah direvitalisasi menggunakan dana alokasi khusus 2018, masih belum ada serah terima resmi. Karenanya, Disperindag belum bisa menarik retribusi meski pedagang sudah menempati gedung baru.

Dari catatan Disperindag, tahun kemarin target Rp 3,962 miliar tercapai Rp 3,991 miliar atau 100,73 persen dari target. Karenanya, tahun ini Disperindag optimistis target yang sama bisa terlampaui sampai akhir tahun nanti. “Melihat realisasi sementara ini, kami optimistis target bisa tercapai sampai akhir tahun nanti,” ujarnya.

Diketahui, di Kabupaten Pasuruan, ada 14 pasar daerah. Semuanya menjadi sumber PAD Pemkab Probolinggo. Sesuai Perda Nomor 7/2012 tentang Retribusi Pelayanan Pasar, ada retribusi harian, ponten, sampai retribusi bongkar muat. Untuk retribusi pedagang dipengaruhi luas kios, termasuk jenis barang dagangannya. (eka/rud/fun)