Pemotor asal Banyuanyar Jadi Korban Tabrak Lari di Rejoso, Ditabrak Mobil yang Melaju Kencang

OLAH TKP: Personel Satlantas Polresta Pasuruan di Jalan raya Rejoso, lokasi kecelakaan tabrak lari yang melibatkan motor dengan mobil, Jumat (15/11) sore. Inset: Identitas korban. (Foto: Satlantas Polresta Pasuruan for Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

REJOSO, Radar Bromo– Perjalanan pulang Mukhamad Siton berujung petaka. Warga Banyuanyar, Probolinggo itu mengalami kecelakaan lalu lintas, Jumat (15/11) sore. Polisi memastikan pria 48 tahun itu menjadi korban tabrak lari.

Insiden itu terjadi di Desa Kemantrenrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Siton mengendarai motor Honda Vario dengan nopol N 6935 NBC. Ia melintas dari arah Pasuruan menuju arah Probolinggo.

Tepat didepan PT Cheil Jedang Indonesia (DJI) Jalan Raya Arjosari, sebuah mobil melintas dibelakang motor Siton. Kecepatan mobil itu terbilang cukup kencang. Hingga akhirnya dua kendaraan itu bersenggolan.

Hal itu membuat korban jatuh terpental dari atas motor. Bagian belakang motor jenis matik berwarna putih itu ringsek. Korban mengalami luka yang cukup parah pada bagian kepala.

Warga sekitar dan pekerja pabrik yang mengetahui insiden itu langsung berdatangan. Sayangnya, mobil yang menabrak korban tak berhenti. Melainkan tetap melanjutkan perjalanannya ke arah timur.

Petugas kepolisian kemudian mengevakuasi korban yang dalam kondisi tak sadarkan diri. Siton kemudian menjalani perawatan intensif di Puskesmas Rejoso. Sedangkan motor yang dikendarainya kini diamankan di markas Satlantas Polres Pasuruan Kota guna dijadikan barang bukti.

Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota, Iptu Ahmad Jayadi mengaku tengah mengusut kasus kecelakaan itu. Terutama untuk mengidentifikasi mobil yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. “Kami lakukan upaya penyelidikan untuk bisa menemukannya,” ungkapnya.

Dia menambahkan, hasil olah TKP yang dilakukan diketahui jika kecelakaan itu memang dipicu oleh mobil yang belum diketahui identitasnya itu. Sebab, saksi-saksi menyatakan mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi. “Dugaan sementara karena mobil melaju dengan kecepatan tinggi,” pungkasnya. (tom/fun)