Pemkot Siapkan Lahan Eks Lapangan untuk Bangun Sekolah Darurat

GADINGREJO, Radar Bromo – Ketersediaan sekolah darurat untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa empat kelas di SDN Gentong, terbilang cukup mendesak. Karena itu, Plt Pemkot Pasuruan langsung menyiapkan lahan untuk lokasi pembangunan sekolah darurat.

Plt Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo menuturkan, pihaknya telah menyiapkan lahan kering untuk dibangun sekolah darurat. Ia memastikan lahan tersebut sudah siap untuk dijadikan lokasi pembangunan sekolah darurat.

“Kami sudah menetapkan lokasi pembangunan gedung sekolah tanggap bencana,” ungkapnya

Menurut dia, lahan tersebut merupakan eks Lapangan Sebani. Jaraknya juga tak begitu jauh dari SDN Gentong yang terletak di Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo. “Jaraknya sekitar 150 meter dari SDN Gentong,” imbuhnya.

DIRELOKASI: Bangunan di SDN Gentong yang atapnya ambruk. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

Sejauh ini, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR. Sebab, nantinya pemerintah pusat yang akan membangun sekolah darurat itu.

“Pemkot menyiapkan lahannya, pemerintah pusat menyelesaikan pembangunannya,” terang Teno, panggilannya.

Dengan adanya sekolah darurat itu, kata Teno, anak didik diharapkan dapat mengikuti KBM dengan lebih nyaman. Sekolah darurat itu nantinya akan dibangun dengan standar darurat bencana.

“Dibangun dalam kurun waktu tiga bulan. Berkekuatan sampai dengan lima tahun,” bebernya.

Teno juga memastikan, tim investigasi yang dibentuk Pemkot Pasuruan saat ini masih terus bekerja. Terutama, untuk mengidentifikasi kondisi bangunan SD lain di kota yang juga dibangun secara swakelola pada tahun 2012. Sebagaimana SDN Gentong.

“Sedang diakomodasi semua data-datanya karena memang ada beberapa SD yang dibangun secara swakelola pada 2012. Kami ingin memberikan rasa nyaman bagi orang tua yang menitipkan anak-anaknya di SD-SD negeri di Kota Pasuruan,” ungkapnya. (tom/hn/fun)