Pemkab Pasuruan Tambah Anggaran di P-APBD untuk Tes CPNS

PASURUAN, Radar Bromo – Dalam Perubahan APBD (P-APBD) 2019, Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Pemkab Pasuruan menambah anggaran untuk penerimaan CPNS. Nominalnya mencapai Rp 246 juta.

Nurhayati Purba, kabid Pengadaan Data dan Pemberhentian pada BKPPD Kabupaten Pasuruan mengatakan, adanya kepastian penerimaan CPNS di akhir tahun 2019 membuat BKPPD menambah anggaran untuk persiapan CPNS.

“Selain anggaran APBD tahun 2019 lalu, ada tambahan lagi dalam P-APBD tahun ini. Ini, untuk persiapan pelaksanaan CPNS mulai dari persiapan sampai tes,” terangnya.

Sebelumnya, BKPPD sudah menganggarkan sebesar Rp 489,49 juta pada awal tahun lalu. Namun, ternyata pada awal tahun lalu ada pembukaan penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Sehingga, sebagian anggaran sudah terserap awal tahun lalu.

Nah, untuk kebutuhan penerimaan CPNS tahun ini, kembali dianggarkan dalam P-APBD. Anggaran sendiri ditambah Rp 246 juta. Tambahan anggaran ini melihat kebutuhan anggaran pada penerimaan CPNS tahun 2018 lalu.

Namun, melihat situasi lantaran pembukaan administrasi, baru dilakukan pertengahan November ini. Nurhayati mengatakan, tes bakal dilakukan awal tahun depan. Sehingga, dari anggaran yang ada, ada kemungkinan tidak terserap seluruhnya di tahun ini.

“Karena tes kemungkinan akan dilakukan awal tahun depan, maka anggaran untuk CPNS tahun ini bisa masuk sisa anggaran. Sehingga, kami akan usulkan kembali dalam rencana APBD tahun 2020,” ujarnya.

Untuk anggaran CPNS sendiri tidak hanya untuk posko dan penerimaan CPNS. Tapi, juga dalam tes berbasis Computer Assisted Test (CAT) akan cost sharing dengan daerah lain yaitu Kota Pasuruan dan Kota Malang dan menggunakan dana APBD. (eka/mie)