10 Hari, Bekuk 9 Tersangka dari 5 Kasus Narkoba di Pasuruan

BANGIL, Radar Bromo – Peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Pasuruan seolah tidak pernah ada habisnya. Dalam waktu 10 hari, petugas kepolisian berhasil mengungkap lima kasus.

Dari kasus-kasus tersebut, ada sembilan orang yang dijebloskan ke penjara. Kasatreskoba Polres Pasuruan AKP Sugeng Prayitno mengutarakan, ungkap kasus narkoba itu dilangsungkan sejak 1 November hingga 10 November 2019.

Dalam operasi pemberantasan narkoba tersebut, pihaknya mengamankan setidaknya sembilan orang pelaku narkoba. “Mereka kami amankan dari lima kasus yang berhasil kami ungkap,” jelasnya.

Dari mereka yang diamankan, rata-rata merupakan pekerja. Sebagian di antaranya merupakan kurir. Namun, ada pula yang menjadi pengguna.

“Selain menjadi kurir, ada pula yang menjadi pengguna. Mereka sengaja mengonsumsi sabu-sabu untuk menambah stamina saat bekerja,” ulasnya.

Dalam ungkap kasus yang dilakukan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Selain sabu-sabu seberat total lebih dari 10 gram, petugas juga mengamankan timbangan elektrik, handphone, dan beberapa bukti lainnya. “Mereka kami jerat pasal 112 jo pasal 114 UU RI Nomor 35 Tahun 2009. Ancamannya, bisa 10 tahun penjara,” tandasnya.

Salah satu tersangka, Arif Susanto, 33, warga Baujeng mengakui, barang haram itu tidak hanya dijual ketika ada pemesan. Tetapi, juga digunakan untuk menambah tenaga saat bekerja. “Untuk menjaga stamina, Mas,” aku lelaki yang bekerja sebagai buruh pabrik ini. (one/mie)