Target Pajak Hotel di Kabupaten Pasuruan Dinaikkan Setengah Miliar

PASURUAN, Radar Bromo – Bagusnya penerimaan pajak hotel dari realisasi semester pertama lalu membuat Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pasuruan menaikkan target. Kenaikannya cukup besar karena mencapai Rp 500 juta dan harus tercapai saat akhir tahun nanti.

Mokhammad Syafi’i, Kabid Pendataan, Penetapan dan Pelaporan Pendapatan BKD Kabupaten Pasuruan mengatakan, kenaikan target untuk pajak hotel ini sudah lumrah dilakukan tiap tahun. Termasuk saat tahun 2018 lalu yang dalam Perubahan APBD juga dinaikkan Rp 1 Miliar.

“Kami melihat penerimaan pajak hotel masih ada potensi untuk naik. Sehingga tahun ini dari target Rp 8,5 Miliar menjadi Rp 9 Miliar atau naik Rp 500 juta,” terangnya.

Dijelaskan Syafi’i, untuk tahun 2018 lalu, target awal pajak hotel hanya Rp 6,9 miliar. Namun dalam Perubahan APBD dinaikkan menjadi Rp 7,9 miliar. Kendati dinaikkan Rp 1 miliar, realisasi saat itu tetap tinggi karena mencapai Rp 8,6 Miliar.

Dari data BKD Kabupaten Pasuruan, untuk penerimaan pajak hotel sementara sampai kuartal ketiga kemarin atau akhir September mencapai Rp 6,7 miliar. Jumlah itu baru 79 persen dari target awal Rp 8,5 Miliar.

“Sementara dari realisasi memang masih Rp 6,7 miliar. Tapi kami optimistis dengan target yang baru tetap bisa terealisasi,” terangnya.

Ini lantaran pajak hotel dipastikan akan terdongkrak oleh kegiatan di hunian hotel mulai dari kegiatan OPD dan kegiatan wisata. Apalagi akhir tahun ini dipastikan banyak masyarakat yang beriwisata dan membutuhkan tempat untuk menginap. Mulai dari liburan sekolah sampai libur natal dan tahun baru nanti. (eka/fun)