Obat Herbal Dikemas Modern Jadi Solusi Praktis bagi Milenial

KOTA BATU–Zaman boleh terus berkembang. Namun, pengobatan tradisional dengan ramuan herbal masih punya tempat di hati masyarakat.

Jamu masih jadi salah satu obat penyembuhan yang cukup digemari. Akhir pekan lalu (7-8/11), Dinkes Kota Batu menggelar Festival Jamu Milenial di area parkir sebelah timur kawasan Gedung Graha Pancasila, Kota Batu.

Sejak pagi, acara yang menghadirkan berbagai minuman herbal itu dipadati oleh pengunjung. Diikuti oleh 50 pelaku industri jamu se-Indonesia, festival tersebut terbukti mampu membawa ribuan pengunjung baik dari masyarakat Kota Batu dan wisatawan untuk menikmati racikan herbal yang kini sudah menjadi bagian gaya hidup milenial.

Salah satu industri obat herbal yang ambil bagian dalam acara tersebut adalah PT Bintang Toedjoe. Sebagai produsen yang berpengalaman selama puluhan tahun, Bintang Toedjoe menghadirkan berbagai obat herbal unggulan yang terbukti aman tanpa efek samping dan efektif meredakan berbagai keluhan.

“Ada produk Komix Herbal Sachet sebagai solusi pereda batuk dengan takaran yang tepat dan praktis. Ada pula Bejo Masuk Angin yang cocok banget buat usir masuk angin. Serta ada juga Biji selasih Panas Dalam yang terbuat dari bahan alami, salah satunya alang-alang, biji selasih dan lidah buaya yang cocok sebagai obat pereda panas dalam dan sakit tenggorokan,” ujar Manajer Area PT Bintang Toedjoe area Malang, Blitar, Pasuruan dan Probolinggo, Sudartanto merinci produk PT Bintang Toedjoe.

BAHAN ALAMI: Sejumlah warga berpose bareng Komix Herbal.

Pria yang akrab disapa Tanto ini menambahkan, obat herbal yang dikemas modern seperti produk Bintang Toedjoe menjadi solusi praktis bagi milenial untuk menjaga kondisi tubuh, saat menjalani rutinitas yang tinggi di tengah kondisi cuaca yang tak menentu.

“Takaran sekali minumnya cocok untuk dibawa kemana-mana. Contohnya Komix Herbal Sachet. Tinggal sobek dan minum. Aman, praktis, efektif, dan tanpa efek samping,” imbuh Tanto.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu Kartika Trisulandari menambahkan, mengonsumsi obat herbal alias jamu, terbukti lebih efektif. Bila dibandingkan dengan vitamin yang beredar pada saat ini.

Sebab, jamu terbukti tidak memiliki efek samping walaupun dikonsumsi dengan jumlah banyak dan tidak seperti obat yang bisa menyebabkan over dosis.

“Jadi, walaupun era sudah modern, petuah orang tua jangan dijadikan pamali seperti mengonsumsi jamu temu ireng untuk menambah nafsu makan atau penggunaan jamu kunir untuk menghilangkan demam,” beber Kartika. (mie)