Lihat Siswa SDN Gentong Dihibur, Pejabat yang Pakai Kostum Superhero Menepikan Rasa Panas

Ada yang berbeda dengan penampilan pejabat di lingkungan Pemkot Pasuruan saat mengunjungi siswa SDN Gentong Kota Pasuruan. Mereka berpakaian ala kostum superhero untuk menghibur siswa agar bisa melupakan insiden empat ruang kelas di sekolah setempat yang ambruk.

——————

Sejumlah pria dan wanita paro baya memasuki halaman Madin Al Islamiyah yang dipenuhi oleh siswa SDN Gentong, Senin (11/11) pagi. Yang menarik, mereka menggunakan kostum sejumlah superhero.

Ada yang berpakaian dengan kostum Superman, Supergirl, Batman, Spiderman, Star Wars. Lalu ada yang berpakaian ala Iron Man, Cinderella, Thor, Mickey Mouse, Zoro, dan masih banyak yang lain.

Tak ayal, kedatangan mereka pun disambut dengan tepukan dan tawa bahagia siswa. Siswa pun langsung berlarian menyambut mereka. Para siswa itu lantas bersalaman dengan para superhero dadakan itu.

Pemandangan ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Pasuruan untuk memberikan trauma healing pada siswa SDN Gentong. Sejumlah kepala OPD sengaja menggunakan kostum ala superhero untuk menghibur siswa.

Namun, ternyata tidaklah mudah untuk mendapat kostum superhero tersebut. Sejumlah orang harus berburu kostum hingga keluar Kota Pasuruan. Sebab kostum yang dimaksud, tidak ada di toko-toko di Kota Pasuruan.

LEBIH MENGENA: Kostum ala superhero yang dilakukan para pejabat dinilai lebih mengena untuk menghilangkan trauma di SDN Gentong. (Foto: Pemkot Pasuruan for Jawa Pos Radar Bromo)

 

Kabag Organisasi Pemkot Pasuruan Kokoh Arie Hidayat mengungkapkan, dirinya berburu kostum Star Wars hingga ke Kota Surabaya. Ia berhasil menyewa dari sebuah tempat persewaan kostum di daerah Lebak Jaya.

“Berpakaian ala kostum superhero ini atas permintaan Pak Wawali (Plt Wali Kota Raharto Teno Prasetyo). Tujuannya, untuk menghibur siswa SDN Gentong yang baru saja mendapatkan musibah,” ungkapnya.

Kokoh -sapaan akrabnya- menjelaskan, untuk mendapatkan kostum superhero itu tidaklah mudah. Awalnya, ia mencari informasi terlebih dahulu melalui internet. Dari pencarian ini, ia mendapati ada sebuah tempat persewaan di Kota Surabaya.

Akhirnya, Sabtu (9/11), ia pun mendatangi lokasi tersebut. Ternyata lokasinya cukup sulit dijangkau. Ia harus memarkir mobilnya di pinggir jalan. Sebab, tempat persewaan ini masuk ke dalam gang.

“Kami diberitahu oleh Pak Wawali pada Jumat (8/11). Sabtu, saya langsung berburu. Ternyata, 15 kepala OPD lainnya langsung titip sewa kostum juga ke saya,” jelasnya.

Ia mengaku tidak ada persiapan khusus saat menggunakan kostum superhero. Senin pagi, ia berangkat ke kantor Pemkot Pasuruan dengan menggunakan seragam dinas. Dan baru ganti kostum superhero sekitar pukul 08.00.

Pengunaan kostum ini pun mudah. Sebab, seluruh kostum menggunakan retsleting di bagian punggung. Persiapan untuk ganti baju ini hanya butuh waktu 10 menit saja.

SEWA: Kostum yang dikenakan para pejabat sebagian besar menyewa di luar Pasuruan. (Foto: Pemkot Pasuruan for Jawa Pos Radar Bromo)

 

“Cuma memang kostumnya agak panas. Kalau saya sendiri memilih menggunakan kostum Star Wars. Ya, tidak ada alasan khusus sih,” sebut Kokoh.

Namun, keletihan dan pengorbanan yang dilakukannya terbayar tuntas saat melihat senyum dari para siswa SDN Gentong. Saat masuk ke areal halaman Madin Al Islamiyah, siswa langsung mengerubunginya. Bahkan, ada yang langsung meminjam topeng yang digunakannya.

“Saya tidak mengira, ternyata siswa sangat gembira seperti ini. Karena memang ini baru yang pertama kali. Mereka langsung minta foto,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muhammad Agus Fajar menerangkan, dirinya juga mencari kostum ala superhero melalui internet. Sebab, tempat persewaan kostum di Kota Pasuruan tidak tersedia.

Dari pencarian inilah, ia berhasil menemukan tempat penyewaan kostum di Jalan Uranus. Lokasinya berada di pinggir jalan raya, ia mudah untuk mencari tempat persewaan tersebut.

“Sama dengan lainnya, saya juga cari melalui internet. Teman-teman kepala OPD lantas ada yang titip ke saya untuk menyewa kostum itu,” terangnya.

Agus –panggilannya- menggunakan kostum Batman. Memakainya tidaklah sulit. Sebab, ukuran kostum memang sudah sesuai. Ia hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk mengganti pakaian dinas dengan kostum superhero.

“Saya sendiri memilih untuk menggunakan kostum batman. Karena karakter ini sudah dikenal oleh seluruh anak. Waktu milihnya juga cepat karena ukuran pas,” sebut Agus.

Tidak berbeda dengan kepala OPD lainnya, ia juga langsung dikerumuni siswa begitu tiba di halaman Madin. Sejumlah siswa meminta untuk berfoto bersama. Ia pun sempat menggendong beberapa siswa.

Ia berharap upaya yang dilakukan oleh Pemkot Pasuruan bisa sedikit mengurangi luka psikis dan trauma yang dialami siswa. Sehingga, mereka kembali dapat bersekolah dengan nyaman dan senang.

“Walaupun panas saat menggunakan kostum ini, namun melihat senyuman mereka, rasanya panas hilang. Semoga kesedihan lalu benar-benar sudah terhapus,” pungkasnya. (riz/hn/fun)