Wuzzz, Kafe Outdoor di Wisata Pintu Langit Roboh

PRIGEN, Radar Bromo – Hujan dengan intensitas lebat disusul angin kencang melanda Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (9/11). Angin kencang bahkan membuat salah satu fasilitas di area wisata Pintu Langit di Prigen, porak poranda.

Di tempat itu, kafe outdoor yang dibangun dari terop besi diterjang angin. Seketika, kafe outdoor itupun porak poranda.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 14.30. Sebelumnya, kawasan wisata yang ada di Kelurahan Ledug itu diguyur hujan lebat sejak pukul 14.00. Pengunjung yang sebelumnya berpencar di berbagai spot foto, termasuk spot Pintu Langit, kemudian diarahkan berteduh di area kafe.

Sebagian besar pengunjung lantas berteduh di kafe yang menyerupai rumah kayu dengan dua lantai. Sesaat kemudian, hujan kian lebat. Bahkan, disertai angin kencang.

Kafe outdoor yang ada di sisi utara bianglala itu kemudian diterpa angin, dan akhirnya roboh, porak poranda. Pengunjung pun histeris. Mereka terkejut akan insiden tersebut.

Setelah hujan dan angin kencang reda, pengunjung memilih keluar dari area wisata. Area wisata itu kemudian ditutup. Sementara petugas kebersihan menyapu dedaunan yang berserakan.

Sejumlah orang juga merapikan puing-puing terop yang roboh. Sisa reruntuhan terop itu kemudian diangkut menggunakan pikap keluar dari area wisata.

Insiden itu mengundang perhatian warga setempat. Mereka berkerumun di sepanjang jalan di luar area wisata. Sejumlah pengunjung yang baru tiba di lokasi, bahkan pulang mendapati wisata tujuannya dilanda bencana.

“Sudah direncanakan dari rumah, mau ke sini sore hari. Karena kan buat foto-fotoan bagus kalau malam,” ujar Retno, pengunjung asal Sukorejo.

Manajer Pintu Langit, Farid Irmawan membenarkan insiden itu. Ia mengaku, wisata halal saat itu ditutup untuk sementara waktu. Ia juga memastikan tak ada korban dalam insiden itu. Meski jumlah pengunjung diperkirakan sekitar 200 orang, saat insiden terjadi.

“Sementara kami bersihkan dulu. Nanti akan dibuka setelah proses evakuasi selesai. Karena sekarang juga masih pemadaman listrik,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Farid menyampaikan, pihaknya juga akan segera mengecek seluruh fasilitas di area wisata pascakejadian. Hal itu dilakukan guna menjamin keamanan area wisata sebelum kembali dibuka.

“Untuk spot pintu langit juga kami pastikan dulu keamanannya, karena tadi juga ada ranting pohon yang roboh,” bebernya. (tom/hn/fun)