Warga Kregenan dan Rondokuning Tewas usai Jadi Korban Tabrak Lari di Pajarakan

PAJARAKAN, Radar Bromo – Dua orang meninggal dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Pajarakan, Desa Sukokerto, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Dua pengendara motor meninggal setelah jadi korban tabrak lari, Sabtu (9/11).

Korban adalah Badrut Tamam Hidayatullah 18, warga Desa Rondokuning, Kecamatan Pajarakan.  Satu lagi yaitu Abdul Qodir 29, warga Kregenan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.30.  Awalnya, korban Badrut mengendarai motor Yamaha Jupiter Nopol N 4816. Dia membonceng Abdul Qodir.

Sesampainya di Desa Sukokerto, Badrut yang berkendara dari arah barat hendak menyeberang ke selatan. Saat itulah, dari arah yang sama melaju minibus yang tidak diketahui identitasnya.

“Diduga Korban tidak memperhatikan arus lalu lintas. Saat korban hendak menyeberang itu, dari arah yang sama datang minibus. Sehingga tabrakan tidak bisa dihindari,” terang Iptu Nyoman, Kanit Laka Polres Probolinggo.

Motor pun roboh, beserta dua pengendaranya. Keduanya lantas dilarikan ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Namun, nyawa keduanya tidak tertolong. Korban Badrut meninggal, sesaat setelah tiba di IGD RSUD. Sementara korban Abdul Qodir, meninggal pukul 11.00.

Di sisi lain, sampai kemarin belum diketahui identitas minibus yang menabrak kedua korban. Identitas penabrak sulit didapatkan, karena tidak ada saksi.

“Kejadiannya kan dini hari. Saat petugas ke TKP tidak ada saksi yang bisa dimintai keterangan. Sedangkan Abdul Qodir, belum dimintai keterangan,” ujar Kanit Lantas.

EVAKUASI: Salah satu korban kecelakaan di Jalan raya Pajarakan, hendak dievakuasi ke RS, Sabtu (9/111) dini hari. Kecelakaan itu membuat dua korban meregang nyawa. (Istimewa)

 

Dari Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, saat kecelakaan terjadi, kedua korban tidak membawa kartu identitas. Sehingga, sulit untuk di identifikasi. Hingga akhirnya, Sabtu (9/11) pagi, keluarga koran datang ke RSUD Waluyo Jati.

Itu dibenarkan oleh anggota Satlantas Polres Probolinggo Bripka Prayudi Hermawan yang saat itu bertugas menuju TKP. “Kecelakaan yang terjadi tepat di depan pasar Pajarakan. Polisi sempat kebingungan, lantaran kedua korban sama-sama tidak membawa kartu identitas,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya belum mendapat keterangan dari saksi di TKP. “Dugaan sementara korban ditabrak tabrak oleh mobil Innova yang berjalan searah dengan korban,” ujarnya. (mg1/hn/fun)