Remaja Dominasi Pelanggar Lalu Lintas di Kota Pasuruan

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Usia remaja mendominasi pelanggaran lalu lintas (lalin) di wilayah Polres Pasuruan Kota. Setidaknya, hal itu terlihat berdasarkan hasil Ops Zebra Semeru 2019 yang digelar selama 14 hari.

Kanit Patroli Satlantas Polres Pasuruan Kota Ipda Anton Hendro Wibowo menyampaikan, selama operasi berlangsung tercatat ada 991 pelanggaran. Semuanya ditindak berupa sanksi tilang.

“Rinciannya, ada 860 pelanggaran dari kendaraan roda dua, 82 mobil barang, 47 mobil pribadi, dan dua unit angkutan,” ujar Anton –sapaan akrab Kanit Patroli- kepada Jawa Pos Radar Bromo.

Menurutnya, jenis pelanggaran yang paling banyak dijumpai petugas yakni kelengkapan surat kendaraan. Lalu, pemotor tak mengenakan helm SNI dan pengendara di bawah umur. “Untuk pengemudi roda empat atau lebih, umumnya tak memakai safety belt saat berkendara,” imbuhnya.

Selama operasi, Anton menambahkan jika pihaknya menyita 32 unit kendaraan, 61 SIM, dan 898 STNK milik pelanggar. Anton juga menyayangkan karena masih banyak pelanggar dari kalangan remaja. Terutama yang tak memiliki SIM.

Dari seluruh yang ditilang, ada 308 pelanggar dari kalangan remaja. “Kebanyakan tak punya SIM. Kami berharap masyarakat lebih tertib dalam berkendara setelah dilaksanakan operasi kemarin,” bebernya. (tom/mie)