Mangkal di Vila Kawasan Prigen, Tiga PSK STW Diciduk, Kena Tipiring

PRIGEN, Radar Bromo – Kawasan Prigen belum bisa lepas dari praktik prostitusi terselubung. Buktinya, Jumat dini hari (8/11) petugas kepolisian dari Polsek Prigen kembali mengamankan tiga pekerja seks komersial (PSK) yang tengah menunggu tamu di sebuah vila.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, Unit Sabhara Polsek Prigen menggelar razia sekitar pukul 02.00. Mereka lantas menyasar sebuah vila yang ada di Jalan Magersari, Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen.

“Tiga wanita ini kami amankan saat sedang mangkal di vila. Mereka ini menjajakan diri sebagai PSK sekaligus menunggu booking-an,” beber Kanit Sabhara Polsek Prigen Ipda Johanes.

Usai terjaring razia, dini hari itu juga ketiga PSK diamankan ke mapolsek sekaligus didata dan diperiksa. Dari situ diketahui, ketiga PSK itu semua berasal dari luar daerah mereka masuk kategori STW (setengah tua).

Yakni Er, 40 dan Sr, 47 asal Selopuro dan Wlingi, Kabupaten Blitar. Serta Rtn, 36 asal Sukodadi, Kabupaten Lamongan. Ketiganya siang harinya juga langsung dibawa ke Pengadilan Negeri (PN) Bangil untuk disidang tindak pidana ringan (Tipiring).

“Para PSK-nya kami jerat sesuai perda. Di hari yang sama, mereka langsung mengikuti sidang tipiring di PN Bangil,” tegas Johanes.

Hasilnya, ketiganya dikenai hukuman percobaan. Yakni pidana sebulan tak dijalani, kecuali jika dikemudian hari ada putusan hakim yang menentukan lain karena para terdakwa itu terbukti melakukan tindak pidana sebelum masa percobaan 3 bulan berakhir.

Majelis hakim juga membebani terdakwa untuk membayar biaya perkara sebesar Rp 2 ribu. (zal/mie)