Blarr!!! Pertamini di Gununggangsir Meledak, Api Juga Lalap Warung dan Motor

BEJI, Radar Bromo – Warga Desa Gununggangsir, Beji, mendadak heboh Sabtu (9/11) petang. Penyebabnya, sebuah ledakan terdengar dan mengejutkan warga. Ledakan itu berasal dari sebuah tempat penjualan bensin eceran atau pom bensin mini. Kendati tidak ada korban jiwa, namun api melalap habis kios bensin dan sebagian warung di sebelah barat kios bensin.

Informasi yang diperoleh radarbromo.jawapos.com, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.30. Yono, 45, salah satu warga sekitar, yang rumahnya berada di belakang TKP, awalnya mendengar ada suara ledakan.

“Setelah dengar ada ledakan, langsung keluar rumah. Dan kaget di depan rumah sudah ada api yang membubung 3 meter,” terangnya.

Warga lainnya juga kebingungan dan berteriak meminta tolong ada kebakaran. Hingga akhirnya ada yang inisiatif untuk mencari air untuk memadamkan api sebisanya. Dengan alat manual, api sulit untuk dipadamkan.

Kemudian mobil PMK dari Pabrik Domosindo, Beji datang memadamkan. Setengah jam kemudian datangkah 2 mobil PMK dari Kabupaten Pasuruan, yang datang ke lokasi untuk memadamkan.

Hariyanto, 49, yang juga warga sekitar mengatakan, dia sempat mendengar ledakan 2 kali. Menurut Hariyanto, kios bensin yang lebih dikenal dengan sebutan “Pertamini tersebut, masih operasional. Namun saat kejadian, karyawan sedang tidak ada di kios.

“Katanya saat itu masih mengisi bensin, dan ditinggal. Mungkin karyawan tidak tahu kalau ada percikan api hingga akibatnya terjadi kebakaran,” terangnya. Kebakaran membuat listrik sekitar lokasi kejadian padam.

Pemadaman dengan 3 unit mobil PMK akhirnya berhasil sekitar pukul 20.00. Akibat kebakaran itu, tak hanya kios yang terbakar 100 persen. Ada juga motor Viar di samping kios yang terbakar, dan juga warung sayur milik Lutfiyah. Watung milik Lutfiyah yang berada di sisi barat kios, terbakar 30 persen.

Di sisi lain, Aiptu Welly Triantono, anggota Polsek Beji mengatakan, sementara dugaan kebakaran akibat adanya korsleting listrik dari kontak listrik.  “Dugaan sementara dari korsleting kontak, namun akan kami lidik lebih lanjut lagi,” terangnya.

Kios bensin yang terbakar ini, sudah berjalan lebih dari 2 tahun dengan menyewa dari seorang pemilik rumah. Adapun pemilik rumah tersebut diketahui bernama Ucik. (eka/fun)