Lomba Seni Tradisional Noasih, Penyajian Kesenian Bakal Menentukan

KADEMANGAN, Radar Bromo – Sebanyak enam grup kesenian, Kamis (7/11) hadir di kantor Jawa Pos Radar Bromo. Mereka mengikuti technical meeting (TM) Lomba Seni Tradisional Noasih.

TM itu dihadiri oleh salah satu juri yaitu Peni Priyono yang juga Ketua Dewan Kesenian Kota Probolinggo.

Dalam sambutannya, Teguh Ginanjar Prasetio, sekretaris Kecamatan Wonoasih menjelaskan, lomba itu digelar bukan untuk mencari siapa yang terbaik. “Tujuan utamanya, menggali potensi. Serta, mengorbitkan seni tradisional yang berkembang di Kecamatan Wonoasih,” ujarnya.

Teguh meminta kepada para peserta agar menanyakan hal-hal teknis dalam kegiatan lomba saat technical meeting. Sehingga, tidak ada kendala saat pelaksanaan puncak acara pada 11 November mendatang.

Sementaa itu, Peni Priyono, juri Lomba Seni Tradisional Noasih menyampaikan, ada beberapa unsur yang akan dinilai oleh juri. Antara lain, seperti hasil tampilan seni yang ditampilkan oleh grup. “Garapannya seperti apa? Apakah hanya asal pukul alat musiknya?” ujarnya.

Selain itu, penilaian juga akan dilihat dari penyajian kesenian dan busana grup. Apakah sudah sesuai dengan tema yang ditampilkan. Serta, peraga yang ditampilkan oleh masing-masing anggota grup.

Sementara itu, HA Suyuti, GM Jawa Pos Radar Bromo mengungkapkan bahwa seni musik tradisional ini bisa ditampilkan dalam kegiatan. “Misalnya saat Maulid Nabi bisa ditampilkan hadrah. Saat ada kegiatan Hardiknas bisa ditampilkan Tari Remo. Jika kecamatan ada event seperti SPK, juga bisa ditampilkan,” ujarnya.

Usai mengikuti TM, seluruh peserta mengikuti sesi pengambilan video di areal kantor Jawa Pos Radar Bromo. Rencananya, video itu bakal ditampilkan sesaat sebelum mereka tampil.

Lomba Seni Tradisional Noasih sendiri akan digelar pada 11 November 2019 di kantor Kecamatan Wonoasih. Kegiatan ini diikuti oleh 6 kelompok seni dari 6 kelurahan di Kecamatan Wonoasih. Yakni, dari Kelurahan Jrebeng Kidul, Kedung Asem, Kedunggaleng, Pakistaji, Sumber Taman, dan Wonoasih. (put/mie)