Cari Umbi, Warga Pasembon di Kotaanyar Malah Temukan Proyektil

KOTAANYAR, Radar Bromo – Warga Desa Pasembon, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo dihebohkan dengan penemuan proyektil. Proyektil tersebut semula disangka tempat penyimpan peta harta karun. Setelah mengetahui jika itu proyektil warga segera melaporkan kepada pihak kepolisian setempat.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, penemuan tersebut terjadi pada Minggu (2/11) lalu. Bermula dari warga setempat yang sedang mencari umbi gadung ke hutan di Desa Curah Temu. Saat menggali tanah itulah kemudian warga menemukan proyektil tersebut.

“Yang menemukan itu paman saya. Katanya menemukan bom di hutan itu. Tetapi, dalam hati saya bukan bom. Itu pasti wadah harta karun,” kata Dari, keponakan warga yang menemukan proyektil itu.

Karena takut, pamannya tidak berani membawa pulang barang tersebut. Dengan inisiatif sendiri, ia kemudian mengambil dan membawa barang tersebut pulang. Setibanya di rumah, paman Dari kaget. Pasalnya, setelah diamati bentuk dari barang tersebut mirip selongsong peluru yang besar.

DIEVAKUASI: Petugas membawa proyektil yang diduga sisa perang dunia. (Foto M Rosyidi/Jawa Pos Radar Bromo)

“Awalnya diyakini tempat itu dulu banyak temuan. Saat paman saya menemukan, bentuknya mirip wadah peluru tapi besar,” katanya.

Karena takut, Dari kemudian bertanya dan memotret proyektil itu. Hingga, foto Dari sampai ke pihak kepolisian. Ia berinisitif untuk melapor itu karena takut disangka teroris. “Sesudah tahu kalau bukan harta karun, saya laporkan ke polisi. Kalau meledak saya takut disangka teroris,” ujarnya.

Proyektil yang ditemukan tersebut berukuran panjang 35 centimeter, diameter 22 centimeter dan berat sekitar kurang lebih 15 kilogram. Sekilas kasat mata, proyektil itu sudah berkarat. Di bagian ujung ada yang seakan patah atau lepas. Saat ini proyektil tersebut diamankan di mapolres Probolinggo.

Kapolsek Kotaanyar Iptu Agus Sumarsono mengatakan, benda yang semula diduga bom itu adalah proyekti mati. Kondisinya sudah tidak aktif lantaran hulu ledaknya sudah hilang. Namun, demi keamanan, pihaknya menyerahkan barang tersebut kepada pihak polres.

“Hulu ledaknya sudah keluar. Ini hanya selongsongnya,” katanya. Agus sapaan akrabnya mengatakan, diduga proyektil itu merupakan sisa perang dunia kedua. Sebab di lokasi tempat ditemukan proyektil, diyakini adalah lokasi Belanda. “Kemungkinan sisa perang dunia kedua. Untuk lebih pastinya kami kurang tau, ” jelasnya. (sid/fun)