UMK Kota Probolinggo Diusulkan Naik 8,51 Persen

KANIGARAN, Radar Bromo – Dewan Pengupahan Kota Probolinggo mengusulkan kenaikan upah minimum kota (UMK) sebesar 8,51 persen untuk UMK 2020. Kenaikan ini dihitung pada besaran inflasi dan pertumbuhan ekonomi Kota probolinggo.

Kabid Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja Kota Probolinggo Suripto mengatakan UMK Kota Probolinggo belum ditetapkan dan masih tahap akan diusulkan kepada Wali Kota.

Ketika dikonfirmasi mengenai besaran UMK yang diusulkan sebesar Rp 2.319.796, Suripto tidak membantah. Menurutnya, angka itu merupakan hasil perhitungan yang dilakukan Dewan Pengupahan dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 78/2018 tentang Pengupahan.

“Dewan Pengupahan Kota mengusulkan ke Wali Kota paling lambat tanggal 8. Karena tanggal 15 sidang Dewan Pengupahan Jawa Timur dan tanggal 20 disampaikan ke Gubernur. Besaran kenaikan UMK Kota Probolinggo sebesar 8,51 persen dibandingkan UMK 2019,” ujarnya.

Tahun ini besaran UMK Kota Probolinggo Rp 2.137.864,48. Dengan kenaikan Rp 181.932, maka UMK Kota Probolinggo tahun depan Rp 2.319.796. “Proses penghitungan ini melibatkan dari Apindo, SPSI, Dinas Tenaga Kerja, dan BPS yang masuk dalam Dewan Pengupahan,” ujar Suripto. (put/rud)