Proyek Wisata Air Terjun Jaran Goyang Senilai Setengah Miliar Mulai Digarap

KRUCIL, Radar Bromo– Pengembangan destinasi wisata rupanya menjadi perhatian serius Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo. Saat ini Disporaparbud Kabupaten Probolinggo gelontorkan dana sebesar Rp 500 juta untuk pengembangan wisata air terjun jaran goyang, di Desa Guyangan.

Kasi Destinasi Wisata, Musa mengatakan, pengembangan potensi wisata untuk kawasan air terjun jaran goyang dilakukan secara bertahap. Baik dari segi pengelolaan maupun dari sektor pembangunan sarana dan prasana

Sejak sebulan belakangan telah berlangsung pembangunan jembatan beton yang memiliki panjang sekitar 62 meter dan lebar 2,5 meter. Jembatan ini nantinya menghubungkan antara rest area menuju lokasi air terjun jaran goyang.

UNTUK MUDAHKAN WISATAWAN: Selain pendopo, ada juga jembatan di lokasi Wisata Air Terjun Jaran Goyang, Desa Guyangan, Krucil. (Foto : Pokdarwis Guyangan for Jawa Pos Radar Bromo)

“Pengembangan air terjun jaran goyang dianggarkan sebesar Rp 500 juta dari APBD, sekarang masih tahap pengerjaan jembatan dan pendopo,” ujarnya.

Jembatan penghubung yang saat ini dibangun awalnya merupakan jembatan yang terbuat dari bambu. Setiap enam bulan sekali jembatan diganti bambu yang baru karena dikuatirkan keropos dan tidak kuat menahan beban.

Tak hanya itu ketika turun hujan jembatan bambu ini juga licin sehingga tidak aman bagi wisatawan. Untuk itu pengembangan sarana dan prasarana ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan kepada wisatawan yang  berkunjung ke destinasi wisata.

“Sebelumnya sudah kami usulkan namun beberapa bulan belakangan proses pembangunan baru dilaksanakan,” pungkasnya.

Pembangunan jembatan dan pendopo yang saat ini masih 25 persen tahap pembangunan dan ditargetkan selesai pada bulan Desember minggu ketiga. Pengerjaan proyekpun saat ini sudah sesuai dengan tahapan.

“Namun tidak menutup kemungkinan pembangunan dapat selesai lebih cepat. Bagi kami lebih cepat lebih baik karena kawasan wisata merupakan salah satu sumber PAD,” katanya. (ar/fun)