Kebakaran di Gedung-Rumah di Tegalrejo, Pemilik Merugi Rp 200 Juta

DRINGU, Radar Bromo – Kebakaran gudang dan rumah milik Faruq, 37, warga Desa Tegalrejo Rabu (30/10) menimbulkan kerugian materiil tak sedikit. Dari hasil penyelidikan dan keterangan pemilik, kerugian materiil yang diakibatkan oleh peristiwa di taksir mencapai Rp 200 juta.

Kapolsek Dringu Iptu Taufik Nurhidayat, mengatakan, usai kebakaran, polisi terus melakukan penyelidikan. Termasuk meminta keterangan kepada pemilik terkait kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran. “Dari keterangan pemilik disimpulkan bahwa kerugian materiil yang disebabkan kebakaran ini sekitar Rp 200 juta,” ujarnya kamis (31/10).

Besarnya kerugian tersebut dikarenakan, didalam gudang berkonstruksi kayu yang ludes terbakar ada beberapa barang yang hangus terbakar. Seperti 1 unit becak motor, puluhan lonjor kayu jati dan sirap, belasan seng dan beberapa material bangunan.

“Satu bangunan gudang terbuat dari kayu habis terbakar, dialamnya ada beberapa barang yang disimpan, yang paling kelihatan itu kerugian kayu jati yang habis terbakar. Jati itu sedianya akan digunakan untuk merenovasi rumah. Ditambah lagi separo sisi rumah hangus terbakar,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran gudang dan rumah milik Faruq, 37, warga Desa Tegalrejo, Rabu (30/10). Api diduga berasal dari daun bawang yang dibakar dan ditinggal oleh warga. Api berasal dari dari sisi utara rumah. Kencangnya angin yang berhembus membuat api semakin membesar dan menyembabkan api merembet ke gudang. (ar/fun)