Selama Dua Pekan, Total Lahan Tahura R Soerjo yang Terbakar Mencapai 650 Hektare

PRIGEN, Radar Bromo – Kebakaran hutan dan lahan yang sempat terjadi di wilayah Tahura R. Soerjo, terbilang parah. Betapa tidak, kebakaran yang terjadi di wilayah Gunung Ringgit dan Welirang, di Kecamatan Prigen selama dua pekan terakhir sejak 11 Oktober lalu saja, sedikitnya mencapai 650 hektare.

Sejauh ini di lapangan, api sudah padam. Proses evaluasi gencar dilakukan pihak UPT Tahura R. Soerjo selama beberapa hari terakhir. Termasuk menghitung luas lahan lahan yang terbakar di dua gunung tersebut, berada di wilayah Resort Pasuruan.

“Lahan yang terbakar sangat luas selama dua pekan terakhir kebakaran hutan di Welirang dan Ringgit mencapai sekitar 650 hektare,” ucap kepala UPT. Tahura R. Soerjo Ahmad Wahyudi.

Ratusan hektare terbakar tersebut didominasi vegetasi semak belukar, alang-alang dan cemara gunung. Di lapangan. Ketiga hal tersebut memang mudah terbakar. Bila kebakaran terjadi, biasanya awet alias sulit untuk dipadamkan. Bahkan, meskipun sudah padam, sisa bara api kerap muncul kembali.

“Dugaan faktor penyebabnya dari ulah manusia, seperti perburuan liar satwa untuk titik api yang baru. Juga ada rembetan dari areal lain. Namun pastinya sulit untuk ditelusuri,” cetusnya.

Pasca padamnya api, instansinya menginisiasi sejumlah langkah dan upaya. Agar kejadian serupa tak terulang kembali. Di antaranya dengan mengintensifkan patroli, sosialisasi dan pembentukan masyarakat peduli api. Juga membuat sekat-sekat bakar. (zal/fun)