Target PBB di Kab Pasuruan Naik Rp 2 Miliar

PASURUAN, Radar Bromo – Menjelang akhir 2019, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pasuruan menaikkan target penerimaan Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Dari yang awalnya ditarget Rp 66 miliar dinaikkan menjadi Rp 68 miliar.

Kabid Pendataan, Penetapan, dan Pelaporan Pendapatan BKD Kabupaten Pasuruan Mokhammad Syafi’i mengatakan penerimaan PBB sampai kuartal ketiga sudah cukup bagus. Bahkan, sudah mencapai 90,51 persen dari target.

“Pajak PBB targetnya dinaikkan dalam Perubahan APBD tahun ini. Karena dari hasil evaluasi penerimaan sementara sudah cukup bagus mencapai Rp 61,549 miliar atau 90,51 persen dari target,” jelasnya.

Kenaikan target ini karena dirasa masih ada potensi penerimaan yang bisa didapat, sehingga targetnya dinaikkan Rp 2 miliar. Apalagi, melihat target awal tahun ini masih sama dengan target tahun kemarin, Rp 66 miliar.

Pada 2018, realisasi pendapatan PBB mencapai Rp 69,4 miliar dari target Rp 66 miliar. Dalam Perubahan APBD 2018, juga tidak ada kenaikan target, sehingga realisasinya melampaui target hingga 105 persen.

Melihat realisasi tahun lalu, BKD Kabupaten Pasuruan optimistis meski ada kenaikan target Rp 2 miliar tetap tercapai. “Dengan sisa waktu 2-3 bulan ini, kami optimistis bisa tercapai. Apalagi, tahun lalu realisasinya sudah melebihi target juga,” ujar Syafi’i.

Untuk mendongkrak penerimaan PBB, BKD Kabupaten Pasuruan bekerja sama dengan pemerintah desa dan pemerintah kecamatan. Tujuannya, menagih wajib pajak yang belum membayar sampai batas waktu pembayaran pada Agustus kemarin. (eka/rud/fun)