Penambahan Truk Tangki BPBD di Kab Pasuruan Terkendala

ARMADA MINIM: Salah satu truk tangki milik BPBD saat digunakan untuk mendistribusikan air bersih, beberapa waktu lalu. Rencana Pemkab Pasuruan untuk menambah truk tangki sejauh ini masih terkendala. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

Related Post

BANGIL, Radar Bromo – Rencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan untuk menambah truk tangki tahun ini, menemui kendala. Penyebabnya, spesifikasi yang diinginkan tidak tersedia.

Padahal, anggaran ratusan juta telah disiapkan di APBD induk 2019. Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana mengaku, sudah melakukan penawaran maupun pengajuan kendaraan melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Sayangnya, barang yang ditawarkan tidak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan.

Dampaknya, pengadaan truk tangki tersebut belum bisa direalisasikan hingga sekarang. “Kami sudah mencoba menawarkan spesifikasi yang kami butuhkan. Yakni, dengan kendaraan truk tangki yang kuat tanjakan. Tapi, barang yang kami butuhkan belum tersedia,” sampainya.

Pihaknya sudah menyiapkan dana hingga Rp 400 juta. Dana tersebut untuk membeli truk tangki yang sesuai spesifikasi. Salah satunya, truk dengan kemampuan yang menanjak.

Maklum, kata Bakti, kendaraan tersebut sangat dibutuhkan. Mengingat, letak geografis di wilayah Kabupaten Pasuruan, sebagian berada di dataran tinggi. Terutama, untuk daerah-daerah yang mengalami kekeringan.

“Agar saat pengiriman air bersih bisa maksimal. Karena kendaraan tersebut kami siapkan untuk menunjang daerah dataran tinggi,” ulasnya.

Kendati begitu, pihaknya masih berupaya agar pengadaan barang tersebut terlaksana. “Kami masih coba lakukan penawaran ulang. Mudah-mudahan barang yang kami butuhkan ada penawar,” harapnya.

Seperti yang diungkapkan Bakti, penambahan truk tangki itu bukan tanpa alasan. Langkah tersebut untuk mengakomodasi kekurangan armada. Karena saat ini baru dua unit truk tangki yang dimiliki. (one/mie)