PT CS2 Pola Sehat Kembali Produksi, Tapi Tak Semua Karyawan Dipekerjakan

PANDAAN, Radar Bromo – Sempat tak produksi sejak Selasa (8/10) lalu, ratusan karyawan PT CS2 Pola Sehat sudah mulai operasional lagi. Ratusan karyawan harian lepas sebelumnya diliburkan, kini bekerja lagi meski hanya 300 orang saja dari total 600 orang karyawan.

Ini disampaikan humas PT CS2 Pola Sehat, Harianus Zebua. “Pabrik kami yang ada di Desa Kemirisewu, Kecamatan Pandaan sudah beroperasi dan produksi lagi. Mulai Kamis (24/10) kemarin, setelah sebelumnya sekitar dua pekan tak produksi,” katanya saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo, Jumat (25/10) pagi.

Untuk karyawan harian lepas yang kembali bekerja, kata Harianus Zebua, memang hanya separonya. Karena pabrik masih produksi setengah kapasitas, bukan full kapasitas. Keputusan untuk kembali beroperasi merupakan hasil rapat pimpinan perusahaan yang ada di Jakarta atau pusat.

Selain itu, menampung keluh kesah karyawan harian lepas yang diliburkan selama pabrik tak beroperasi. Karyawan harian lepas tersebit sebagian adalah warga sekitar perusahaan.

Disinggung terkait surat pernyataan telah ditandatangani oleh perwakilan sejumlah perusahaan bersamaan saat terjadinya unjuk rasa di Desa Baujeng, Kecamatan Beji, lanjut Harianus, sifatnya tidak mengikat. “Kami juga sudah mendapat rekom secara lisan dari komisi satu DPRD Kabupaten Pasuruan, saat sidak IPAL ke pabrik 17 Oktober lalu. Faktanya nihil temuan. Toh selama dua pekan kami tak buang limbah, air di kali Wangi tetap keruh dan bau,” terangnya.

Terpisah, ketua komisi satu DPRD Kabupaten Pasuruan Kasiman menyebutkan, beroperasinya kembali PT CS2 Pola Sehat sah-sah saja. “Ini demi kebaikan bersama, tidak ada masalah. Untuk pertumbuhan perekonomian warga sekitar dan ratusan pekerja harian lepas bekerja kembali,” cetusnya.

Menurutnya secara administrasi, pabrik tersebut lengkap. Mulai dari izin, termasuk Izin Pengelolaan Limbah Cair (IPLC). Ini terbukti saat dirinya beserta anggota komisi satu lainnya melakukan sidak ke dalam pabrik ini, di lapangan minim temuan. (zal/fun)